Tuntut Bebaskan Tahanan, Pria Bersenjata Ancam Hancurkan Pipa Gas dan Air

Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Tuntut Bebaskan Tahanan, Pria Bersenjata Ancam Hancurkan Pipa Gas dan Air, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.

Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Tuntut Bebaskan Tahanan, Pria Bersenjata Ancam Hancurkan Pipa Gas dan Air kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Tuntut Bebaskan Tahanan, Pria Bersenjata Ancam Hancurkan Pipa Gas dan Air mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.

Baca juga:


Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.


LIBYA, LAMPUNGUPDATE.COM - Menuntut seorang tahanan dibebaskan dari Ibu Kota Libya, Tripoli, beberapa pria bersenjata di Libya Selatan mengancam akan menghancurkan pipa saluran gas dan air di wilayah ini.

Dalam satu tayangan video memperlihatkan, sekelompok pria bersenjata yang dipimpin oleh Khalifa Ehneish, yang berdiri di dalam ruang kendali utama sistem pipa saluran air Libya Selatan. Mereka menuntut Pasukan Khusus Pencegahan Tripoli membebaskan saudaranya, Al-Mabruk Ehneish.

Kelompok tersebut memberi Pasukan Khusus Pencegahan waktu 72 jam untuk membebaskan Al-Mabruk Ehneish, atau mereka akan membakar sistem di Libya Selatan itu, sebagaimana dikutip dari Xinhua, Rabu malam.

Sistem pipa saluran air, yang dikenal sebagai sungai buatan manusia, yang dibuat selama masa kekuasaan Muammar Gaddafi pada 1984, memasok air bersih untuk Libya Timur dan Barat dari Libya Selatan.

Pasukan Khusus Pencegahan Kementerian Dalam Negeri pada Minggu (15/10) mengatakan mereka menghentikan rencana untuk merebut kekuasaan atas Ibu Kota Libya, Tripoli, oleh kelompok bersenjata pendukung rejim lama dan tentara bayaran dari Gerakan Kesamaan dan Keadilan Sudan.

Al-Mabruk Ehneish dituduh menjadi komandan satu kelompok bersenjata yang terdiri atas 120 anggota, dan memimpin "gerakan perlawanan yang dinamakan Front Rakyat bagi Pembebasan Libya --yang dipimpin oleh beberapa pendukung rejim lama". Kelompok tersebut bertujuan "merusak kestabilan keamanan di negeri itu dan mengganti sistem pemerintahan", kata Pasukan Khusus. (*)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Tuntut Bebaskan Tahanan, Pria Bersenjata Ancam Hancurkan Pipa Gas dan Air"

Post a Comment