Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Akhiri Protes Berkepanjangan, Menteri Hukum Pakistan Mundur dari Jabatannya, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Akhiri Protes Berkepanjangan, Menteri Hukum Pakistan Mundur dari Jabatannya kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Akhiri Protes Berkepanjangan, Menteri Hukum Pakistan Mundur dari Jabatannya mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
PAKISTAN, LAMPUNGUPDATE.COM - Setelah rancangan undang-undang yang berkaitan dengan agama mengakibatkan protes duduk berkepanjangan dan bentrokan antara pemrotes dan pasukan polisi, Menteri Hukum Pakistan Zahid Hamid mengundurkan diri pada Ahad larut malam (26/11).
"Guna memulihkan perdamaian di negeri ini, saya telah memutuskan untuk mundur dari jabatan saya," kata media setempat, yang mengutip menteri yang meletakkan jabatan tersebut. Belum jelas apakah Perdana Menteri Shahid Khaqan Abbasi akan menerima atau menolak pengunduran dirinya.
Setelah pengunduran diri Zahid Hamid, pemerintah dan pemrotes menanda-tangani kesepakatan guna mengakhiri protes duduk tiga-pekan, demikian laporan Xinhua, seperti dikutip Selasa.
Protes itu telah menghalangi persimpangan jalan utama antara Islamabad dan Kota Kembarnya Rawalpindi. Kelompok agama yang melancarkan protes juga diperkirakan mengeluarkan pengumuman guna mengakhiri protes, kata Geo News, media setempat.
Pemerintah Pakistan pada Oktober mensahkan rancangan undang-undang yang berkaitan dengan agama dan menyulut penentangan kuat dari masyarakat agama. Pemerintah belakangan mencabut rancangan tersebut, tapi sebagian kelompok agama terus menuntut pengunduran diri menteri hukum dan melancarkan protes duduk selama hampir tiga pekan.
Pemerintah melakukan operasi pembersihan pada Sabtu (25/11), setelah beberapa babak perundingan dengan pemrotes. Namun, operasi itu memicu protes lain di berbagai kota besar utama di seluruh negeri tersebut.
Belakangan personel Angkatan Darat Pakistan dikerahkan untuk membantu memelihara ketenangan di Islamabad, dan media lokal dengan mengutip beberapa sumber melaporkan kesepakatan akhir antara pemerintah dan pemrotes diperantarai oleh Angkatan Darat. Beberapa orang tewas dan ratusan orang cedera selama operasi pembersihan pada Sabtu di Islamabad dan bentrokan di kota besar lain. (*)
0 Response to "Akhiri Protes Berkepanjangan, Menteri Hukum Pakistan Mundur dari Jabatannya"
Post a Comment