Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Baku Tembak dengan Polisi di Bandung, Bandit Asal Lampung Tewas Didor, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Baku Tembak dengan Polisi di Bandung, Bandit Asal Lampung Tewas Didor kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Baku Tembak dengan Polisi di Bandung, Bandit Asal Lampung Tewas Didor mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
JABAR, LAMPUNGUPDATE.COM – Tiga orang bandit jalanan yang kerap meresahkan warga Bandung dan sekitarnya ditembak Tim Subdit Jatanras Polda Jawa Barat (Jabar). Ketiganya tewas setelah baku tembak dengan polisi di kawasan Bandung Timur.
Ketiga bandit tersebut, masing-masing bernama Rizwan Budiman alias Iwan (23), Desmon Alexander alias Sanusi (30), dan Aprizal alias Isal (19). Ketiganya warga Jabung, Lampung Timur (Lamtim), Lampung.
Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Jabar, Kombes Umar Surya Fana menuturkan, Rizwan adalah residivis Lapas Cirebon dengan kasus pencurian kendaraan bermotor. Dia juga salah satu buruan polisi yang sempat lolos dalam baku tembak di jalan layang Cimindi, Cimahi, pada 2016 lalu.
Adapun ketiga tersangka tersebut terdeteksi saat tim Jatanras dan Resmob Polda Jabar membuntuti Toyota Avanza putih nomor polisi E 1842 BU yang dikendarai Afrizal. Sementara, dua tersangka lainnya mengendarai motor hasil curian, yaitu Vario dan Beat.
“Namun pada saat pembuntutan tersangka mencurigai anggota dan kabur ke arah Cisaranten dan Cinambo,” kata Umar, di Bandung, Minggu.
Salah seorang bandit tersebut lalu melepaskan peluru dari senjata api yang dibawanya ke arah polisi sebanyak dua kali. “Sehingga terjadi baku tembak antara pelaku dan anggota,” kata Umar.
Akhirnya, timah panas dari kepolisian mengenai ketiga tersangka. “Peluru mengenai bagian badan ketiganya,” ujar Umar.
Polisi lalu membawa ketiganya ke Rumah Sakit Sartika Asih. Namun, nyawa mereka tidak bisa diselamatkan. “Ketiganya tewas di perjalanan,” jelas Umar. (*)
0 Response to "Baku Tembak dengan Polisi di Bandung, Bandit Asal Lampung Tewas Didor"
Post a Comment