Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Menkop Tekankan UKM Penuhi Selera Pasar Ketimbang Produksi Barang Semata, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Menkop Tekankan UKM Penuhi Selera Pasar Ketimbang Produksi Barang Semata kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Menkop Tekankan UKM Penuhi Selera Pasar Ketimbang Produksi Barang Semata mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
| Menteri Koperasi dan UKM, AAGN Puspayoga |
SURABAYA, LAMPUNGUPDATE.COM - Menteri Koperasi dan UKM (Menkop dan UKM), AAGN Puspayoga, menekankan pentingnya bagi UKM untuk dapat memenuhi selera pasar ketimbang hanya sekadar memproduksi barang semata. Hal itu disampaikannya saat membuka Indonesia Bagian Timur (IBT) Expo di Surabaya, Rabu malam.
"Agar bagaimana produksi UKM bisa laku di pasaran ke depan ini penting, kalau tidak laku bisa tutup galerinya maka sekali lagi penting untuk membuat produk UKM itu laku," kata Menteri Koperasi dan UKM, AAGN Puspayoga.
Ia berharap pusat promosi dan perdagangan seperti IBT Center di Surabaya harus mampu menginisiasi dan mendorong UKM agar mampu membaca selera pasar. Untuk itu, IBT Center salah satunya harus mampu memanfaatkan teknologi digital dalam memperluas akses pasar produk UKM.
"Apalagi Kawasan Timur Indonesia memang menjadi fokus pemerintah saat ini untuk dibangun dan dikembangkan," katanya.
Puspayoga sekaligus mengapresiasi keberadaan IBT Center yang berpusat di Surabaya sebagai pusat informasi yang menyajikan data yang valid tentang potensi wilayah dan segala kegiatan ekonomi yang dilakukan di wilayah Indonesia Timur.
Dalam praktiknya nanti IBT Center diharapkan Menteri Puspayoga agar bekerja sama dengan pemerintah baik di tingkat pusat maupun daerah. Sebab, untuk membangun sebuah pusat informasi berarti mengintegrasikan pusat data dan server yang saat ini tersebar di berbagai daerah.
"Dengan tersedianya data yang terintegrasi, proses e-government dapat terlaksana lebih efisien dan dapat memberikan kualitas layanan publik yang lebih baik," katanya.
Puspayoga juga berharap IBT Center dapat dikembangkan selain sebagai pusat informasi, promosi, sekaligus perdagangan dan pariwisata. Menurutnya, pariwisata khususnya tak dapat dipisahkan dari sektor UMKM.
Puspayoga pun berpesan agar para pelaku UMKM pun tak segan memanfaatkan skema pembiayaan yang telah disediakan pemerintah agar dapat menaikkan kelas usahanya. Ia ingin agar koperasi dan UKM tetap menjadi andalan pemerataan ekonomi di Tanah Air.
Ia berpendapat pertumbuhan ekonomi yang tinggi jika tanpa ada pemerataan kesejahteraan masyarakat artinya membiarkan kesenjangan tetap dalam posisi yang memprihatinkan. Oleh karena itu, koperasi dan UKM harus diberdayakan agar pemerataan kesejahteraan tersebut dapat terwujud. (*)
0 Response to "Menkop Tekankan UKM Penuhi Selera Pasar Ketimbang Produksi Barang Semata"
Post a Comment