Pengembangan Usaha Pangan Masyarakat, Jambi Terima Dana Rp1,6 Miliar

Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Pengembangan Usaha Pangan Masyarakat, Jambi Terima Dana Rp1,6 Miliar, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.

Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Pengembangan Usaha Pangan Masyarakat, Jambi Terima Dana Rp1,6 Miliar kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Pengembangan Usaha Pangan Masyarakat, Jambi Terima Dana Rp1,6 Miliar mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.

Baca juga:


Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.


JAMBI, LAMPUNGUPDATE.COM - Provinsi Jambi mendapat jatah RP1,6 miliar dari pemerintah pusat guna Pengembangan Usaha Pangan Masyarakat (PUPM) di daerah ini. PUPM diberikan untuk menguntungkan para petani agar mendapatkan kehidupan yang lebih layak.

"Banyak manfaat yang bisa diterima para petani jika mendapatkan dana PUMPN itu, seperti menyerap produk pertanian dengan harga yang layak serta lebih mengembangkan usaha pangan di bidang pertanian," kata Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi, Amir Hasbi, di Jambi, Jumat.

Dijelaskannya, tahun 2017 ini dana PUPM sebesar Rp1,6 miliar itu untuk enam kabupaten/kota di Jambi terbagi dari delapan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan). Masing kelompok mendapat dana sebesar Rp200 juta.

"Untuk lima kabupaten yang belum mendapatkan dana PUPM itu akan di anggarkan pada tahun 2018 mendatang," katanya menjelaskan.

Disebutkannya, enam kabupaten yang mendapat dana PUPM melalui Toko Tani Indonesia (TTI) dan distribusi pangan masyarakat tahun 2017 itu, yakni Kabupaten Kerinci, Tanjungjabung Timur, Merangin, Bungo, Kota Jambi dan Kota Sungaipenuh.

Amir juga menyebutkan, pada tahun 2018 dana PUPM itu tidak lagi digelontorkan ke provinsi. Sebab itu lima kabupaten yang belum mendapatkan dana PUPM agar berkoordinasi kepada tim anggaran Provinsi Jambi agar bisa masuk pada APBN 2018.

Lima kabupaten yang belum mendapat dana PUPM itu yakni Kabupaten Batanghari, Tanjungjabung Barat, Muarojambi, Sarolangun dan Tebo. Kegiatan PUPM itu dilaksanakan dan didistribusikan melalui toko tani indonesia guna menampung produksi yang dihasilkan petani yang kemudian dipasarkan. (*)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pengembangan Usaha Pangan Masyarakat, Jambi Terima Dana Rp1,6 Miliar"

Post a Comment