Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Penyuluh Diminta Bimbing Petani Produksi Lada 1 Kg/Batang, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Penyuluh Diminta Bimbing Petani Produksi Lada 1 Kg/Batang kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Penyuluh Diminta Bimbing Petani Produksi Lada 1 Kg/Batang mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
BABEL, LAMPUNGUPDATE.COM - Para penyuluh pertanian di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) diminta untuk memberikan bimbingan kepada petani agar produksi tanaman lada dapat mencapai 1 kilogram lebih per batang.
"Laporan penyuluh kepada saya rata-rata produksi lada hanya enam ons per batang, saya minta ditingkatkan lagi menjadi 1 kilogram lebih," ujar Bupati Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Ibnu Saleh, di Koba, Senin.
Ia menjelaskan, di Vietnam produksi lada dapat mencapai 4 kilogram lebih per batang. Petani di daerahnya juga harus bisa demikian atau setidaknya di atas 1 kilogram per batang.
"Kita harus banyak belajar dari Vietnam yang petani ladanya tergolong sukses. Petani kita bisa asalkan tekun dan mengubah pola tanam," ujarnya.
Ia mengatakan, pemerintah saat ini sedang berkonsentrasi mengembangkan tanaman lada dengan terus mendorong petani untuk tekun dan mengubah pola tanam serta selalu mengikuti saran para penyuluh.
"Kalau petani lada ingin sejahtera, satu-satunya cara adalah meningkatkan produksi karena tanpa itu petani tidak akan bisa sejahtera apalagi dengan pola tanam tradisional," katanya.
Ia juga meminta kepada penyuluh untuk mendata secara faktual sejumlah petani yang produksi ladanya jauh lebih tinggi dibanding petani lada lainnya.
"Laporkan kepada saya kalau ada petani yang produksi ladanya tinggi, saya akan langsung meninjau areal tanaman lada petani itu dan kapan perlu dijadikan kebun percontohan untuk mendorong petani lainnya agar lebih terpicu meningkatkan produksi," katanya. (*)
0 Response to "Penyuluh Diminta Bimbing Petani Produksi Lada 1 Kg/Batang"
Post a Comment