Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang PKPI Ikut Pemilu, Imam Anshori Saleh: Kami Apresiasi Putusan Bawaslu dan KPU, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai PKPI Ikut Pemilu, Imam Anshori Saleh: Kami Apresiasi Putusan Bawaslu dan KPU kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan PKPI Ikut Pemilu, Imam Anshori Saleh: Kami Apresiasi Putusan Bawaslu dan KPU mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
| Imam Anshori Saleh bersama AM Hendropriyono. (Dok Foto: SENAYANPOST.com) |
JAKARTA, LAMPUNGUPDATE.COM – Putusan Bawaslu yang mengabulkan PKPI menjadi partai politik peserta pemilu 2019 nanti diapresiasi Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Nasional Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (DPN PKPI), DR Imam Anshori Saleh.
“Kami dari PKPI pimpinan AM Hendropriyono menyampaikan penghargaan kepada Bawaslu dan KPU yang bersama-sama menyelesaikan perkara pendaftaran ini dengan baik,” kata Imam Anshori Saleh kepada wartawan di Kantor Bawaslu, Jl MH Thamrin, Jakarta, Rabu.
Menurut Imam, PKPI merasa lega putusan Bawaslu yang meminta KPU untuk menyertakan PKPI diproses sebagai calon peserta Pemilu 2019.
“Karena itu memang sebenarnya sudah menjadi hak kami sesuai ketentuan UU No 7 Tahun 2017 tentang Pemilu. Kami yakin KPU akan melaksanakan isi putusan Bawaslu dengan sebaik-baiknya,” tegasnya.
Disinggung soal persyaratan yang harus dipenuhi, mantan Wakil Ketua Komisi Yudisial tersebut menegaskan bahwa di bawah Ketua Umum Jenderal TNI (Purn) AM Hendropriyono, PKPI sangat solid dan sudah menyiapkan segala sesuatunya sejak awal.
“Kami akan segera memenuhi atau melengkapi persyaratan yang diminta KPU, dan sebenarnya semua persyaratan itu sudah kami siapkan sejak semula,” tambah pakar Hukum Tata Negara ini.
Selain itu, imbuh dia, dengan lolosnya PKPI sebagai peserta pemilu 2019 nanti, seluruh kader diminta merapatkan barisan guna memenangkan pemilu sekaligus mengantarkan Joko Widodo untuk kembali memenangi pemilihan presiden 2019-2024 yang digelar bersamaan.
Ditanya soal adanya Haris Sudarno dan Samuel Samson yang masih ngotot merasa sebagai Ketua Umum dan Sekjen, Imam Anshori Saleh enggan menanggapinya.
Menurutnya, PKPI sebagaimana ditentukan dalam undang-undang hanyalah satu, yakni PKPI yang mendapatkan legalitas dari Pemerintah dan diakui KPU.
"Karena itu jika ada pihak-pihak di luar kami yang mengaku sebagai pengurus PKPI kami nyatakan sebagai organisasi ilegal. Jika mereka terus mengganggu aktivitas kami, kami akan mengambil langkah-langkah hukum sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” pungkasnya. (*)
0 Response to "PKPI Ikut Pemilu, Imam Anshori Saleh: Kami Apresiasi Putusan Bawaslu dan KPU"
Post a Comment