Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Presiden Jokowi Meresmikan Pengoperasian Jalan Tol Becakayu, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Presiden Jokowi Meresmikan Pengoperasian Jalan Tol Becakayu kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Presiden Jokowi Meresmikan Pengoperasian Jalan Tol Becakayu mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
BEKASI, LAMPUNGUPDATE.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan pengoperasian sebagian jalan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu), yang diharapkan akan mempermudah akses warga Bekasi dan sekitarnya menuju Jakarta dan sebaliknya.
"Jalan tol ini akan dilanjutkan ke Bekasi dan Tambun sehingga akses dari Bekasi ke Jakarta akan semakin mudah," katanya usai meresmikan pengoperasian Tol Becakayu seksi 1b dan 1c sepanjang 8,26 kilometer di Bekasi Barat, Kota Bekasi, Jumat.
Presiden mengatakan, mulai Sabtu, Jalan Tol Becakayu sudah bisa digunakan. "Proyek Jalan Tol Becakayu ini sudah berhenti selama 21 tahun karena Surat Perintah Kerja ini sudah diberikan sejak tahun 1996," katanya.
Ia menyebutkan proyek jalan tol itu dikerjakan lagi sejak awal tahun 2015 dan sekarang sudah selesai.
"Ini sekarang selesai dan nanti akan diteruskan lagi ke Bekasi dan Tambun sehingga akses dari Bekasi ke Jakarta akan semakin mudah," katanya.
Ketika ditanya bagaimana agar proyek seksi lain agar tidak mangkrak, Presiden mengatakan, "Bagaimana mangkrak lagi, wong ini mulai besok dipakai".
"Ini langsung dipakai supaya perusahaan juga segera mendapatkan pemasukan sehingga tol yang lain juga bisa dikerjakan pembangunannya," katanya.
Tol Becakayu dibangun dan dioperasikan oleh PT Kresna Kusuma Dyandra Marga (KKDM) yang sahamnya dimiliki oleh PT Waskita Toll Road (98,97 persen) dan PT Jasa Marga Tbk (1,03 persen).
Sejak PT Waskita Toll Road mengakuisisi KKDM pada 2014, pengerjaan ruas Tol Becakayu mengalami perkembangan signifikan.
Jalan layang yang membentang dari Tambun dan Bekasi hingga Kampung Melayu sepanjang 23,76 kilometer itu bisa menjadi salah satu solusi untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di jalan raya.
Direktur Utama KKDM Herwidiakto mengatakan tol Becakayu dibangun dan dikerjakan secara bertahap yaitu Seksi I sepanjang 11,9 kilometer, Seksi II sepanjang 4,1 kilometer dan seksi III sepanjang 7,8 kilometer.
"Jalan Tol Becakayu ini merupakan jawaban atas kebutuhan yang mendesak untuk memperlancar arus lalu lintas Bekasi-Jakarta yang selama ini selalu identik dengan kemacetan," katanya.
Hadir dalam peresmian pengoperasian sebagian Tol Becakayu itu antara lain Seskab Pramono Anung, Menteri PUPR Basuki Hadimujono, Menteri BUMN Rini Soemarno, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Wakil Gubuernur Jawa Barat Deddy Mizwar. (*)
0 Response to "Presiden Jokowi Meresmikan Pengoperasian Jalan Tol Becakayu"
Post a Comment