Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Sebanyak 500 Rumah di Mesuji Timur Terendam Banjir 1,5 Meter, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Sebanyak 500 Rumah di Mesuji Timur Terendam Banjir 1,5 Meter kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Sebanyak 500 Rumah di Mesuji Timur Terendam Banjir 1,5 Meter mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
| Bupati Mesuji, Khamamik, saat meninjau lokasi banjir di Kecamatan Mesuji Timur, Kabupaten Mesuji, Lampung. (Foto: Dok/Src) |
LAMPUNG, LAMPUNGUPDATE.COM – Banjir yang terjadi sejak 22 November 2017 hingga kini merendam sedikitnya 500 rumah di Desa Tebing Tinggi dan Talang Batu, Kecamatan Mesuji Timur, Kabupaten Mesuji, Lampung. Genagan air yang mencapai 1,5 meter ini dipicu curah hujan yang cukup tinggi selama seminggu terakhir.
Ratusan masyarakat desa setempat terpaksa mengungsi ke tempat kerabat dan saudara terdekat yang tidak terkena banjir. Tak hanya rumah warga, banjir juga melumpuhkan aktivitas perekonomian warga bahkan beberapa fasilitas umum seperti kantor desa, gedung sekolah, Mushola dan gedung Puskesmas juga ikut terendam banjir.
Saat ini tim evakuasi yang terdiri dari kapolsek Mesuji Timur serta gabungan TNI dan anggota Polres Mesuji terus berjaga di lokasi untuk membantu masyarakat dan mengantisipasi adanya korban jiwa.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika Lampung, Rudi Harianto mengatakan, hujan deras di Lampung masih akan terjadi hingga April 2018. “Intensitas hujan paling tinggi diprediksi terjadi pada Desember 2017 hingga Januari 2018. Untuk itu masyarakat diminta waspada,” kata Rudi Harianto, Rabu.
Menurut data prakiraan cuaca BMKG Lampung, sejumlah kabupaten yang masih berpotensi dilanda hujan deras dan angin kencang, antara lain Lampung Selatan, Bandar Lampung, Mesuji, Tulang Bawang, Lampung Timur, Tanggamus, Pesisir Barat, dan Lampung Barat.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Mesuji saat musibah banjir terjadi langsung menuju ke titik daerah yang terkena banjir. Kedatangan Bupati Mesuji, Khamamik, bersama tim ini untuk memberikan bantuan dan pendataan bagi warga yang terkena banjir.
“Pak Khamamik kemarin bersama tim ke desa ini untuk melakukan pengecekan dan pendataan jumlah rumah warga yang terkena banjir. Bupati juga memberikan santunan serta mengarahkan warga agar tidak tinggal di rumah yang terkena banjir untuk mengantispasi hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Adi (25), warga setempat. (*)
0 Response to "Sebanyak 500 Rumah di Mesuji Timur Terendam Banjir 1,5 Meter"
Post a Comment