Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Sumur Minyak Mangunjaya Musi Banyuasin Bakal Diambil Alih Pertamina, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Sumur Minyak Mangunjaya Musi Banyuasin Bakal Diambil Alih Pertamina kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Sumur Minyak Mangunjaya Musi Banyuasin Bakal Diambil Alih Pertamina mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
SUMSEL, LAMPUNGUPDATE.COM - Bertahun-tahun dikuasai dan dikelola masyarakat secara ilegal, PT Pertamina EP Asset berupaya mengambil alih sebanyak 17 sumur minyak di wilayah kerja dalam Kabupaten Musi Banyuasin (Muba), Sumatera Selatan.
"Mengambil alih 17 sumur minyak milik negara di wilayah kerja PT Pertamina EP Asset 1 Field Ramba Musi Banyuasin, mulai Selasa hingga Rabu diturunkan tim gabungan untuk melakukan sosialisasi dan penertiban," kata Manajer Humas PT Pertamina EP Asset, Muhammad Baron, di Palembang, Selasa.
Muhammad Baron mengatakan, pengambilalihan sumur minyak ini diupayakan berjalan dengan aman dan damai serta sesuai dengan rencana. Kegiatan penertiban sumur minyak tersebut difokuskan pada 17 sumur minyak ilegal di Desa Mangunjaya, Kecamatan Babat Toman, Musi Banyuasin.
Pengelolaan sumur minyak tanpa memiliki kontrak di lahan milik negara merupakan tindakan melanggar hukum yang pelakunya bisa diseret dengan pasal 52 UU No 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi yang ancaman hukumannya adalah penjara enam tahun dan sanksi berupa denda Rp60 miliar.
Selain melanggar hukum, kegiatan pengelolaan sumur minyak tanpa izin oleh masyarakat secara tradisional dan tidak menggunakan peralatan yang memenuhi standar teknis bisa membahayakan keselamatan jiwa dan menimbulkan pencematan lingkungan.
Selama ini di lokasi sumur minyak yang dikelola secara ilegal oleh masyarakat sering terjadi ledakan dan kebakaran yang mengakibatkan masyarakat di sekitar lokasi itu mengalami luka bakar dan meninggal dunia.
Kondisi tersebut tidak boleh dibiarkan terus berlangsung sehingga pihaknya mengupayakan penertiban dan pengambilalihan sumur minyak yang dikelola secara ilegal dengan menurunkan tim gabungan, katanya.
Dia menjelaskan, penutupan atau pengambialihan sumur yang ditambang secara ilegal di wilayah kerja PT Pertamina EP Asset 1 Field Ramba wilayah Musi Banyuasin itu dilakukan tim gabungan dengan melibatkan aparat TNI/Polri, Pertamina, dan SKK Migas Wilayah Sumatera Bagian Selatan.
Pemerintah Sumatera Selatan, Pemkab Musi Banyuasin, dan Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) mendukung penertiban serta pengambilalihan sumur minyak yang bertahun-tahun dikelola masyarakat secara ilegal itu.
Dukungan penertiban pengelolaan sumur minyak milik negara secara ilegal oleh masyarakat di wilayah kerja PT Pertamina EP Asset 1 Field Ramba Musi Banyuasin, dituangkan dalam bentuk Surat Keputusan Gubernur, Sumsel Alex Nurdin, dan penetapan pembentukan tim gabungan.
"Apabila penertiban dan pengambilalihan sumur minyak yang selama ini dikelola masyarakat secara ilegal bisa dilakukan dengan baik, dapat meningkatkan produksi minyak Pertamina EP secara nasional," ungkap Baron. (*)
0 Response to "Sumur Minyak Mangunjaya Musi Banyuasin Bakal Diambil Alih Pertamina"
Post a Comment