Belasan Suku Anak Dalam di Jambi Masuk Islam dan Sunatan Massal

Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Belasan Suku Anak Dalam di Jambi Masuk Islam dan Sunatan Massal, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.

Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Belasan Suku Anak Dalam di Jambi Masuk Islam dan Sunatan Massal kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Belasan Suku Anak Dalam di Jambi Masuk Islam dan Sunatan Massal mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.

Baca juga:


Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.



JAMBI, LAMPUNGUPDATE.COM - Sebanyak 11 orang Suku Anak Dalam (SAD), di Kabupaten Sarolangun, Provinsi Jambi, menyatakan masuk Islam. Mereka kemudian dilakukan sunatan massal yang digelar di Desa Bukit Suban, Kecamatan Air Hitam, Kabupaten Sarolangun, Senin kemarin.

"Ada sebelas orang Suku Anak Dalam (SAD) Desa Bukit Suban masuk Islam. Kemarin saya hadir atas nama Pemerintah Kabupaten Sarolangun, dalam acara pengislaman itu," kata Wakil Bupati Sarolangun, Hillalatil Badri, Selasa.

Kesebelas orang suku anak dalam (SAD) yang masuk Islam atau Mualaf, terdiri dari delapan orang laki-laki dan tiga perempuan serta 23 anak anak Suku Anak Dalam yang mengikuti program sunat massal.

Hillalatil Badri menjelaskan, dalam acara itu setelah mengucapkan dua kalimat syahadat yang di pandu oleh Kyai Haji Hambali dan mereka resmi menganut agama Islam, lalu ke sebelas SAD ini mengganti nama mereka masing-masing.

Adapun mereka yang berganti nama, yaitu Budak Itam menjadi Muslim, Sanggul menjadi Syarifah, Bebanu jadi Azizah, Ngabun jadi Muhibbun, Ngading jadi Ma`aruf, Niram jadi Muslam, Niat Salam Andi Nahan menjadi Farhan, Bkarom jadi Muhtarom, Btuah menjadi Amrullah.

Sementara Camat Air Hitam, Suryadi mengatakan, ke-11 SAD yang telah memeluk agama Islam itu, terdiri dari delapan laki-laki dan tiga perempuan merupakan anak buah dari Temenggung Grib dan Temenggung Ngangkuih. "Mereka berasal dari anak buah Temenggung Grib dan Temenggung Ngangkuih mengikuti sunat massal," jelas Camat Air Hitam. (*)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Belasan Suku Anak Dalam di Jambi Masuk Islam dan Sunatan Massal"

Post a Comment