Gubernur Ridho Jadi Pembicara di Internasional Business Integrity Conference

Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Gubernur Ridho Jadi Pembicara di Internasional Business Integrity Conference, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.

Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Gubernur Ridho Jadi Pembicara di Internasional Business Integrity Conference kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Gubernur Ridho Jadi Pembicara di Internasional Business Integrity Conference mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.

Baca juga:


Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.



JAKARTA, LAMPUNGUPDATE.COM - Gubernur Lampung, M Ridho Ficardo, menjadi pembicara dalam Internasional Business Integrity Conference (IBIC) 2017 di Wisma Widakara Jakarta, Selasa. Dalam kesempatan itu, Gubernur mengatakan, komitmen daerah pencegahan korupsi sektor bisnis berangkat dari kebijakan strategis daerah memberi penyadaran birokrasi.

“Birokrasi harus diingatkan bahwa tugas utama kita adalah mensejahterakan rakyat. Adanya desentralisasi mendekatkan pemerintah dengan masyarakat, jadi peranan birokrasi harus ditekankan di sini,” ujar Gubernur.

Ridho juga menjelaskan, Pemerintah Provinsi Lampung tak bisa sendirian mensejahterakan rakyat. “Kami butuh dukungan sektor swasta. Birokrasi juga sadar, kesejahteraan ada peran sektor swasta untuk menggerakkan ekonomi. “Fiskal Lampung kecil dibanding Jawa Timur, namun meski kecil kita ada kiat untuk memaksimalkannya,” kata Ridho.

Dalam session ini, Gubernur Ridho tampil pertama. Pembicara lainnya adalah Gubernur Jawa Timur Soekarwo (Pakde Karwo), Duta Besar Denmark, pengamat antikorupsi dari kepolisian Kanada, dan M Khadafi, ketua Kadin Lampung.

Dalam acara ini diungkapkan bahwa Lampung merupakan provinsi yg ditunjuk membentuk forum KAD dengan moderator Cahya Hardiyanto Harefa Direktur Pendaftaran dan Pemeriksaan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (PP LHKPN) KPK.

Acara IBIC ini sebelumnya diawali dengan sesi diskusi yang menghadirkan sejumlah pembicara, diantaranya dari Kadin dan tokoh antikorupsi sejumlah negara, yang dipandu oleh Deputi Pencegahan Korupsi KPK, Pahala Nainggolan.

Dalam sesi diskusi diungkapkan bahwa pencegahan korupsi lebih baik dari pada melakukan tindakan hukum. Sebab, melalui mencegahan, kasus korupsi tidak menimbulkan kerugian yang luas. Wakil dari sejumlah negara, seperti Malaysia juga menyoroti upaya pencegahan korupsi yang diharapkan mampu menyelamatkan keuangan negara.

Tujuan dari acara ini, menurut panitia acara salah satunya mendorong pencegahan korupsi terkait sektor bisnis agar lebih efektif. Selain itu, memperkuat aksi kolektif dalam pemeberantasan korupsi yang terkait dengan praktik bisnis. Juga memperkuat peran masyarakat, berbagi pengetahuan, dan sejumlah tujuan lainnya. (*)


Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Gubernur Ridho Jadi Pembicara di Internasional Business Integrity Conference"

Post a Comment