Tiga Hari Tak Pulang Hizam Tewas Kemambang Di Tuntang

Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Tiga Hari Tak Pulang Hizam Tewas Kemambang Di Tuntang, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.

Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Tiga Hari Tak Pulang Hizam Tewas Kemambang Di Tuntang kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Tiga Hari Tak Pulang Hizam Tewas Kemambang Di Tuntang mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.

Baca juga:


Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.

Grobogan Metro Realita 
Penemuan mayat yang mengambang disungai dalam posisi tubuh menengadah masih menggunakan baju kemeja dan celana jean adalah Hizam Ali Mufid Bin Sutmo(23) warga Dukoh Pilang Desa Gubug Kecamatan Gubug Kabupaten Grobogan Jawa Tengah.
Saat kejadian Pukul 11.00 WIB siang (8/10) di pinggir sungai Tuntang seorang mayat mengambang dengan posisi tangan keduanya keatas dan tubuh sudah kaku berbau.
Mayat yang ditemukan tepat berada di Daerah Aliran Sungai Tuntang tersangkut dibawah pohon bambu pada pinggiran parit yang berlumpur.
Awalnya mayat tersebut ditemukan oleh Suyanto (32) warga Gubug." Saat itu saya hendak mencari ikan disungai Tuntang namu n saat berjalan sekitar 12 meter dari sungai tersebut saya mencium bau yang tak sedap ,lalu saya dekati ke ternyata bau tersebut terletak di bawah pohon bambu tersangkut mayat seorang laki laki,kemudian saaat itu saya kaget dan berlari minta pertolongan ."ungkap Suyanto.
Warga yang mendengar kejadian ini langsung menghubungi Polsek Gubug dan berusaha mengambil jenazah yang terapung dibawa kedaratan.
Setelah beberapa jam kemudian Korban baru dikenali oleh keluarganya bahwa jenazah tersebut adalah Hizam (23)Warga Dukoh Pilang Gubug ,hal ini juga dinyatakan kebenaranya oleh keluarga Hizam."anak saya sudah tidak kembali kerumah 3 hari yang lalu sejak peristiwa tabrak lari mungkin takut pulang kerumah." Ungkap bapaknya.(Bagus Murgan)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Tiga Hari Tak Pulang Hizam Tewas Kemambang Di Tuntang"

Post a Comment