Dihadiri Ribuan Umat, Pesta Kristus Raja se-Paroki Santo Fransiskus Asisi Tigabinanga Meriah

Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Dihadiri Ribuan Umat, Pesta Kristus Raja se-Paroki Santo Fransiskus Asisi Tigabinanga Meriah, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.

Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Dihadiri Ribuan Umat, Pesta Kristus Raja se-Paroki Santo Fransiskus Asisi Tigabinanga Meriah kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Dihadiri Ribuan Umat, Pesta Kristus Raja se-Paroki Santo Fransiskus Asisi Tigabinanga Meriah mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.

Baca juga:


Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.

MISA : Misa kudus dipimpin Uskup Agung Medan melalui Vikjen diwakili Pastor Semangat Sembiring, OFM Cap, Pastor Cypriano Barasa OFM Cap, Pastor Petrus Sinaga OFM Cap, Pastor Antonius Siregar OFM Cap Prather Pahala Sitohang Minggu (20/11).SIB/MITCHA SEBAYANG
BeritaSimalungun.com, Karo-Pesta Kristus Raja dirangkai dengan pelantikan pengurus dewan Paroki dan penerimaan sakramen suci krisma , se-Paroki Santo Fransiskus Asisi Tigabinanga berlangsung sukses dan meriah Minggu,  (20/11), di Losd Pekan Buah Tiga Binanga. 

Acara ini dihadiri ribuan umat Katolik, di antaranya rayon Tigabinanga sebagai tuan rumah, rayon Juhar, rayon Kuta Buluh. Untuk memeriahkan perayaan tersebut disambut dengan parade drum band SMP Asisi Tigabinanga.

Acara diawali dengan Misa Kudus yang dipimpin Uskup Agung Medan melalui Vikjen diwakili  Pastor Semangat Sembiring  OFM Cap, Pastor Cypriano Barasa  OFM Cap. Pastor Petrus Sinaga , OFM Cap. Pastor Antonius Siregar  OFM Cap, Prather Pahala Sitohang.

Khotbah disampaikan Vikaris Jenderal  St Yakobus Rasul Kabanjahe yaitu Pastor Semangat Sembiring  OFM Cap. Tema  "Jadilah Saksi Kristus dengan sub tema  Semakin setia menyaksikan Dia dalam peruntukan dilingkungan stasi rayon dan paroki Tigabinanga ".

Hadir  Dandim 0205/Tanah Karo Letkol Inf Agustatius Sitepu. Ia menyampaikan aspresiasi umat katolik Paroki dalam menghadiri perayaan Kristus Raja serta  pelantikan pengurus  dewan paroki dan penerimaan Sakramen krisma suci kepada umat paroki santo Fransiskus Asisi Tigabinanga. 

Ia juga menghimbau kepada penerima sakramen, untuk  menjadi agen yang baik dalam bangsa dan negara  juga kepada keluarga serta agen kebaikan pada diri sendiri . Dandim juga berpesan Mudika agar dapat menjauhi Narkoba .

Panitia perayaan Ghratis Sebayang kepada SIB mengatakan, berdasarkan kalender liturgi Gereja Katolik, hari Minggu (20/11) adalah Hari Raya Kristus Raja Semesta Alam. 

Menurut Sebayang ,  pelayanan dalam hidup menggereja sangat membutuhkan para pelayan / pengurus yang setia  melayani , tulus dan rela berkorban serta mempunyai kemampuan. Menurutnya kemajuan hidup menggereja sangat dipengaruhi komitmen pengurus dalam mengembalakan umat, tutur Sebayang.(SIB)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Dihadiri Ribuan Umat, Pesta Kristus Raja se-Paroki Santo Fransiskus Asisi Tigabinanga Meriah"

Post a Comment