Ephorus HKBP Jenguk Korban Ledakan Bom Samarinda

Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Ephorus HKBP Jenguk Korban Ledakan Bom Samarinda, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.

Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Ephorus HKBP Jenguk Korban Ledakan Bom Samarinda kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Ephorus HKBP Jenguk Korban Ledakan Bom Samarinda mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.

Baca juga:


Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.

fb_img_1479180135190
Ephorus HKBP Jenguk Korban Ledakan Bom Samarinda.IST
BeritaSimalungun.com, Samarinda-Ephorus Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Pdt Dr Darwin Lumbantobing bersama istri dan rombongan melayat ke rumah duka Intan Olivia Banjarnahor, Selasa (15/11/2016). 
Intan Olivia Banjarnahor seorang balita dua tahun lima bulan yang menjadi korban ledakan bom  di pelataran Gereja Oikumene Sangkotek, Samarinda, Minggu (13/11/2016) lalu.
Kedatangan pimpinan HKBP dan rombongan guna mendoakan sekaligus memberi penguatan kepada keluarga para korban. Sehari sebelumnya, Ephorus menjenguk korban lainnya yakni Triniti Hutahaean (3 tahun) di Rumah Sakit Abdul Wahab Sjahranie-Samarinda,  Alvaro Sinaga (4 tahun) dan Abel Sihotang (2 tahun) di Rumah Sakit Moeis. Darwin mengatakan, pimpinan HKBP itu sangat prihatinan HKBP atas peristiwa duka tersebut sekaligus mendoakan para korban.
Ketika melihat utusan gereja hadir dan mendoakannya, Triniti Hutahaean mendapat semangat batu. Ia dengan begitu tulusnya langsung ikut berdoa. Pihak keluarganya juga merasa dikuatkan kembali.
Bersama rombongan ikut juga Praeses Distrik Kalimantan Timur Selatan Pdt. Dr. Ir. Fritz Sihombing, Sekretaris KRP HKBP, Para Pelayan penuh waktu HKBP Ressort Merak yang dipimpin Pdt. A. Simamora, pelayan purnawaktu HKBP Distrik Kaltimsel, para penatua, jemaat, Tim Dokter/Medis, dan utusan Polisi dan TNI.
Diberitakan sebelumnya, pelaku ledakan Bom molotov di gereja Oikumene Sangkotek, Samarinda dua orang. Salah satu pelaku sudah diketahui identitasnya. Namanya Juhanda. Ia mengenakan kaos bertuliskan “Jihad Is Life Style”. Ia diringkus warga saat berusaha kabur dengan menceburkan diri ke sungai Mahakam. Sedangkan seorang lagi masih dalam pengejaran polisi.
Di media sosial, mengemuka rasa empati dari para netizen. Bahkan tak sedikit yang mengecam tindakan keji pelaku yang tega melukai anak-anak. (SD)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Ephorus HKBP Jenguk Korban Ledakan Bom Samarinda"

Post a Comment