Orang Tua Lalai, Balita di Sorong Tewas Tenggelam

Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Orang Tua Lalai, Balita di Sorong Tewas Tenggelam, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.

Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Orang Tua Lalai, Balita di Sorong Tewas Tenggelam kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Orang Tua Lalai, Balita di Sorong Tewas Tenggelam mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.

Baca juga:


Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.



HarianPapua.com – Nasib naas menimpa Teguh Namugur, bocah 4 tahun di Distrik Mayamuk Kabupaten Sorong yang tewas karena tenggelam di sebuah kolam di belakang rumahnya, Jumat (11/11/2016) lalu.


Korban pertama kali ditemukan orang tuanya dalam keadaan sudah tidak bernyawa. Berdasarkan informasi yang dihimpun, kolam di belakang rumah korban sedalam dua meter memang disediakan untuk dibuatkan septic tank. Namun saat kejadian kondisi Distrik Mayamuk yang sedang diguyur hujan membuat kolam meluap.


Hal ini yang tidak diperhatikan jeli orang tua korban sehingga membiarkan Teguh bersama kakaknya bermain di sekitaran kolam. Dugaan pihak kepolisian korban terpleset ke dalam kolam dan akhirnya tidak tertolong.


“Dugaan sementara (korban) tenggelam karena terpleset saat bermain hujan,” ujar Kapolres Sorong AKBP Rudy Prasetyo kepada Radar Sorong.


Kapolres tak menampik kejadian ini juga murni karena kelengahan orang tua dalam mengawasi anaknya. Apalagi kolam di belakang rumah tempat korban ditemukan tewas tidak memiliki pembatas bagi anak-anak.


Rudy mengimbau kepada para orang tua agar selalu mengawasi anak-anak khususnya balita dalam bermain. Apalagi memasuki akhir tahun musim hujan sedang terjadi di wilayah Sorong dan sekitarnya yang membuat situasi di luar rumah tidak terlalu kondusif bagi anak-anak.


Jenazah korban sendiri sudah dimakamkan setelah menunggu seluruh keluarga korban tiba di rumah duka.





Orang Tua Lalai, Balita di Sorong Tewas Tenggelam

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Orang Tua Lalai, Balita di Sorong Tewas Tenggelam"

Post a Comment