Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Antisipasi Teror, Polda Sumut Perketat Pengamanan Tempat Ibadah, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Antisipasi Teror, Polda Sumut Perketat Pengamanan Tempat Ibadah kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Antisipasi Teror, Polda Sumut Perketat Pengamanan Tempat Ibadah mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Baca juga:
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
 |
|
PARA KORBAN: -Anita Christabel (2) beralamat di Kelurahan Harapan Baru, Samarinda. Anita mengalami luka bakar di badan. -Alfarou Sinaga (4), berlamat di Kelurahan Loa Janan, mengalami luka bakar. -Triniti Hutahaean (3) beralamat di Kelurahan Harapan Baru, Samarinda, juga mengalami luka bakar.-Intan Olivia Banjarnahor (3,5) beralamat di Kelurahan Harapan Baru. Intan mengalami Luka bakar. Intan meninggal Senin 14 Nop 2016 sekira pukul 04.00 WITA. Para Korban Dirawat Intensif di di Rumah Sakit Abdul Muis Samarinda.
|
BeritaSimalungun.com, Medan-Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Utara (Sumut) memperketat pengamanan di sejumlah tempat menyusul adanya aksi teror pelemparan bom molotov di depan Gereja Oikumene, Samarinda, Kalimantan Timur. Kegiatan patroli juga ditingkatkan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat.
Hal tersebut diungkapkan Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Rina Sari Ginting kepada wartawan, Minggu (13/11/2016). Para pejabat utama Kapolrestabes dan para Kapolres jajaran Polda Sumut diminta untuk meningkatkan kewaspadaan.
"Kapolda Sumut Irjen Rycko Amelza Dahniel sudah memerintahkan kepada para pejabat utama Kapolrestabes dan para Kapolres untuk mewaspadai dan mencegah tindakan yang provokatif," kata Rina.
Polisi, lanjut Rina, akan meningkatkan patroli di kawasan permukiman padat penduduk, tempat keramaian dan juga tempat-tempat ibadah.
"Petugas melakukan mobile di tempat-tempat ibadah. Patroli ditingkatkan di tempat-tempat umum," kata Rina.
Seperti diketahui, pelemparan bom molotov di Gereja Oikumene, Samarinda dilakukan oleh J. Dalam kejadian tersebut, sejumlah motor yang terparkir di depan Gereja itu rusak. Ledakan itu juga mengakibatkan 5 korban luka-luka yang semuanya anak-anak. (Detik.com)
0 Response to "Antisipasi Teror, Polda Sumut Perketat Pengamanan Tempat Ibadah"
Post a Comment