Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang CAS Kurangi Hukuman Embargo Transfer Madrid, Barcelona Naik Darah, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai CAS Kurangi Hukuman Embargo Transfer Madrid, Barcelona Naik Darah kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan CAS Kurangi Hukuman Embargo Transfer Madrid, Barcelona Naik Darah mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
HarianPapua.com – Manajemen Barcelona naik darah setelah CAS memberikan keringanan kepada pihak Real Madrid terkait hukuman embargo transfer dari dua periode menjadi satu periode saja.
Real Madrid yang sebelumnya dijatuhi hukuman embargo transfer selama dua periode kemudian mengajukan banding ke FIFA namun pihak FIFA menolak banding Real Madrid.
Tidak putus sampai disitu, Real Madrid pun mengajukan banding ke CAS dan akhirnya berbuah hasil.
Namun keringanan embargo transfer yang diberikan oleh CAS kepada Real Madrid ternyata berbuah pil pahit bagi manajemen Barcelona yang pernah menderita sanksi yang sama.
“Ketidakpastian hukum semacam ini harus dihentikan. Saya juga meragukan bahwa semua agen dan pemain juga bersalah dalam hal ini. Para pemain yang menderita karena aturannya tidak jelas. Inilah yang terjadi kalau pengadilan memakai kriteria berbeda untuk setiap pelanggaran,” keluh Bartomeu seperti dilansir Marca.
Barcelona dan Real Madrid disusul Atletico Madrid yang juga menerima larangan atau sanksi yang sama.
Hanya saja, Diego Simeone cs membuat deal dengan FIFA untuk menerima hukuman tersebut pada Januari ini tapi bisa belanja pada Juni mendatang dan kemudian menjalani satu periode hukuman lagi.
CAS Kurangi Hukuman Embargo Transfer Madrid, Barcelona Naik Darah
0 Response to "CAS Kurangi Hukuman Embargo Transfer Madrid, Barcelona Naik Darah"
Post a Comment