Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Pesawat Jatuh Terus di Papua, Ini Langkah Kemenhub dan Airnav, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Pesawat Jatuh Terus di Papua, Ini Langkah Kemenhub dan Airnav kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Pesawat Jatuh Terus di Papua, Ini Langkah Kemenhub dan Airnav mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
HarianPapua.com – Maraknya kecelakaan pesawat terbang di wilayah Provinsi Papua menjadi perhatian khusus Kementerian Perhubungan dan Airnav Indonesia untuk meningkatkan fasilitas pendukung untuk mengurangi bahkan membawa kemajuan bagi sektor penerbangan di provinsi paling timur NKRI tersebut.
Adapun beberapa rencana pemerintah pusat lewat Kementerian Perhubungan yaitu dengan membangun empat bandara tambahan di wilayah pegunungan Papua pada tahun 2017 mendatang seperti disampaikan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pada hari Rabu (28/12) kemarin.
Berbeda dengan Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan Indonesia atau yang lebih dikenal dengan Airnav yang berencana membangun setidaknya enam menara pemantau (tower) serta meningkatkan fasilitas teknologi pemantauan penerbangan demi mengurangi tingkat maraknya kecelakaan pesawat di Provinsi Papua.
“Tahun depan kami bangun tower dan fasilitas di Papua. Setidaknya akan kita tambah 6 ADS-B di wilayah Papua, dengan begitu hampir semua wilayah Papua bisa kita pantau,” terang Direktur Operasional Airnav Indonesia, Wisnu Darjono kepada Liputan6, Kamis (29/12).
Untuk meningkatkan kualitas teknologi pendukung fasilitas penerbangan di wilayah Papua, Wisnu mengatakan pihaknya membutuhkan dana segar sebesar 2,2 triliun yang mana tengah diajukan ke Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
Salah satu penyebab kecelakaan pesawat di Papua menurut Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi adalah pendeknya landasan pacu (runway) sehingga pihaknya akan segera memperbaiki hal tersebut.
“Contohnya di Bandara Ilaga Papua, Kabupaten Puncak, panjang runway cuma 600 meter di atas ketinggian 3.500 kaki, sehingga menyebabkan banyaknya kecelakaan,” terangnya
“Kami akan upayakan memperpanjang runway sampai 1.600 meter, sehingga pesawat jenis ATR bisa mendarat. Supaya ada alternatif, di tempat ketinggian yang sering bermasalah selama ini diselesaikan, Air Traffic Control (ATC) dibenerin karena sekarang jarak berapa tidak tahu ada kabut atau kalau ada pesawat lain tidak tahu,” jelasnya.
Budi juga mengatakan pihaknya akan telah mengalokasikan dana sebesar Rp 400 hingga Rp 500 miliar untuk pembangunan empat bandara baru yang berpusat di wilayah pegunungan Papua tersebut.
“Dananya murni dari APBN. Kebutuhannya sekitar Rp 400 miliar-Rp 500 miliar untuk tahap I di APBN 2017. Kan, proyeknya dua tahun, sehingga diharapkan selesai 2019. Sedangkan investasi peralatan dan ATC dari Airnav, kita yang bangun runway,” terang Menhub Budi.
Pesawat Jatuh Terus di Papua, Ini Langkah Kemenhub dan Airnav
0 Response to "Pesawat Jatuh Terus di Papua, Ini Langkah Kemenhub dan Airnav"
Post a Comment