PON XX 2020 di Papua Perlu Penanganan Khusus

Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang PON XX 2020 di Papua Perlu Penanganan Khusus, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.

Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai PON XX 2020 di Papua Perlu Penanganan Khusus kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan PON XX 2020 di Papua Perlu Penanganan Khusus mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.

Baca juga:


Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.



HarianPapua.com – Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menjelaskan penanganan persiapan menuju PON XX 2020 di Papua harus diperhatikan serius baik oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah dan KONI.


Pasalnya jika dilihat dari segi infrastruktur, Papua tidak sama dengan daerah-daerah lain di wilayah Indonesia Barat yang sudah lebih siap untuk menggelar PON, semisal Jawa Barat di tahun ini.


Juru Bicara Kemenpora, Gatot S Dewa Broto mengakui kondisi di Papua sedikit tertinggal dari segi infrastruktur, namun pemerintah sudah bertekad untuk tidak menjadikannya sebagai alasan karena keputusan menggelar PON di Papua sudah final.


“Sudah tidak bisa dirubah, untuk itu PON Papua harus ditangani secara khusus karena dari segi infrastruktur masih jauh,” ujarnya, hari Minggu (18/12) lalu.


Ia menjelaskan dengan kondisi Papua saat ini, kehadiran PON akan membawa kemajuan infrastruktur olahraga dan itu merupakan harapan bersama pemerintah dan masyarakat. Papua juga ditargetkan dapat mencetak atlet-atlet nasional di berbagai cabang olahraga lewat ketersediaan infrastruktur yang handal ke depannya.


Soal anggaran yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan PON Papua, Gatot menambahkan sampai saat ini Kemenpora masih mengkaji lebih dalam jumlah anggaran yang akan dikeluarkan.


Sebelumnya Gubernur Lukas Enembe menyebut PON Papua membutuhkan kurang lebih Rp. 15 triliun untuk keperluan pesta olahraga nasional tersebar di Tanah Air itu.





PON XX 2020 di Papua Perlu Penanganan Khusus

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "PON XX 2020 di Papua Perlu Penanganan Khusus"

Post a Comment