Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang 2017, Kampung-Kampung di Kota Jayapura Terima Sedikitnya 2,8 Miliar, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai 2017, Kampung-Kampung di Kota Jayapura Terima Sedikitnya 2,8 Miliar kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan 2017, Kampung-Kampung di Kota Jayapura Terima Sedikitnya 2,8 Miliar mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
HarianPapua.com – Pemerintah Kota Jayapura melalui Badan Pengelolahan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) memastikan di tahun 2017 terjadi peningkatan alokasi anggaran untuk setiap kampung yang ada di wilayah Kota Jayapura.
Disampaikan Kepala BPKAD Kota Jayapura, Adolf Siahay dalam keterangan tertulis, kenaikan yang diberikan Pemkot Jayapura tak lepas dari kenaikan yang diberikan Pemerintah Pusat melalui APBN dan APBD Papua.
“Dana desa (kampung) di tahun 2017 mengalami kenaikan hingga 58,6 miliar. Sebelumnya di tahun 2016 dana desa hanya mencapai 48,3 miliar,” ujar Adolf.
Dengan kenaikan ini, Adolf mengharapkan dana yang akan dikucurkan ke tiap-tiap kampung dapat dimanfaatkan dengan baik untuk keperluan masyarakat setempat.
Pemerintah kampung dalam hal ini kepala kampung juga diminta agar dapat menetapkan program pembangunan yang dapat menjangkau seluruh masyarakat kampung.
“Karena tahun ini paling rendah setiap kampung mendapat 2,8 miliar tergantung kriterianya,” lanjut Adolf.
Kriteria yang dimaksud untuk penetapan jumlah anggaran kampung antara lain jumlah penduduk miskin, luas wilayah kampung hingga indeks kemahalan kebutuhan pokok di kampung tersebut.
Sementara itu untuk mempercepat pencairan dana ke tiap-tiap kampung, Adolf meminta agar setiap kepala kampung dapat segera mengirimkan laporan Anggaran Belanja Kampung (ABK) periode tahun sebelumnya.
Batas paling lambat pengiriman laporan ABK diharapkan dapat rampung sebelum bulan Maret mendatang sehingga proses pencairan dana kampung segera dilaksanakan.
Kota Jayapura sendiri memiliki 14 kampung yang tersebar di lima distrik yakni Distrik Jayapura Utara, Distrik Jayapura Selatan, Distrik Abepura, Distrik Heram dan Distrik Muara Tami.
2017, Kampung-Kampung di Kota Jayapura Terima Sedikitnya 2,8 Miliar
0 Response to "2017, Kampung-Kampung di Kota Jayapura Terima Sedikitnya 2,8 Miliar"
Post a Comment