Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Harga Buah Pisang Dipasar Tradisional Temon Turun, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Harga Buah Pisang Dipasar Tradisional Temon Turun kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Harga Buah Pisang Dipasar Tradisional Temon Turun mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
| Pasr Tradisional Desa Temon Kec.Brati Grobogan |
Harga jual buah pisang di Pasar Tradisional Desa Temon KM 5 Purwodadi Pati Kecamatan Brati Kabupaten Grobogan turun Sabtu (28/1) pukul 08.30 WIB
Penurunan harga buah pisang diakibatkan stok buah pisang
di tingkat pengepul dan petani Desa Temon,Ngabenrejo,Jangkungharjo,Lemah Putih ,Putatsari ,Tanggungharjo,Teguhan cukup berlimpah.
Seperti yang diungkapkan,Fatimah (45) salah satu pengepul buah pisang di Dukuh Trangsi Ketitang Brati yang memiliki lapak depan pasar Temon, mengatakan ."memang benar suburnya tanah di Kabupaten
Grobogan terutama pada wilayah pegunungan Kendeng Utara mengakibatkan tanaman pisang subur dan berbuah lewat,dan sebelum tahun baru sudah masuk musim penghujan tanah menjadi gembur,dan bulan januari masuk musim panas sehingga cuaca stabil untuk pertumbihan buah pisang,sehingga mengakibatkan sejak sepekan terakhir harga buah pisang mengalami penurunan.Banyaknya petani yang telah memanen pisang sehingga harga jual turun sampai saat ini keberadaan pisang di pasar tradisional Temon sangat berlimpah.Untuk harga pisang berukuran kecil (emas) dari sebelumnya seharga Rp12 ribu per tundun turun menjadi Rp 8.500,~/tundun pisang ukuran besar (super) biasanya Rp.35.000 ribu/tundun menjadi Rp30.000,~ ribu/ tundun, dan pisang ukuran sedang atau pisang rojo Rp17 ribu/tandan menjadi Rp16 ribu/tundun,Pisang Kawesto Rp 12.000/tundun Menjadi Rp .10.000,~/tundun,Pisang Bogurehyang biasanya manis untuk dijadikan pisang goreng Rp.17.500,~/Tundun menjadi Rp.16.000,~/tundun ungkap fatimah.
Hingga sampai saat ini berlimpahnya buah pisang di Kabupatrn Grobogan terutama di Pasar Tradisional Desa Temon Brati sudah dapat memenuhi kebutuhan dan mencukupi.(Bagus Murgan)
0 Response to "Harga Buah Pisang Dipasar Tradisional Temon Turun"
Post a Comment