Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Perayaan Imlek 2568 Tahun 2017 Di Grobogan Meriah, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Perayaan Imlek 2568 Tahun 2017 Di Grobogan Meriah kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Perayaan Imlek 2568 Tahun 2017 Di Grobogan Meriah mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Baca juga:
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
 |
Tarian Barongsai mewarnai perayaan imlek
2017 di aula Klenteng Purwodadi Grobogan |
Grobogan Metro Realita
Tahun baru Imlek ditetapkan sebagai hari libur nasional berdasarkan Keppres No 19/2002 dan mulai dirayakan sebagai hari libur nasional sejak tahun 2003.
Sebanyak 4 tempat ibadah klenteng yang terletak di Kabupaten Grobogan seperti Klenteng Purwodadi, Gubug, Wirosari dan Kradenan sejak pagi hari sudah banyak pengunjung yang berdatangan
untuk memanjatkan doa dan beribadah dengan membakar dupa.Menurut penanggalan tionghua, tahun baru Imlek 2568 menandai dimulainya tahun ayam. Kalender tionghua adalah penanggalan yang menggunakan baik perputaran matahari dan perputaran bulan (lunisolar).Setelah melakukan ibadah dan doa kemudian hiburan barongsai akan dimulai tepat didepan aula klenteng Purwodadi.
Pada tahun baru imlek ini banyak digunakan untuk memanjatkan doa dan melakukan intropeksi diri.
Klenteng Purwodadi dipenuhi pengunjung mulai pukul 07.00 WIB dlam menyambut perayaan hari imlek yang akan jatuh pada (28/1) tahun 2017.Puluhan umat Tionghoa memenuhi Klenteng purwodadi menyambut kemakmuran yang akan datang ditahun ayam api.
Namun terlihat masyarakat usai beribadah tidak langsung pulang, melainkan duduk dan menunggu peforma barongsai yang dilakukan pukul 08.00 WIB menyambut pergantian tahun baru Imlek 2017.
Sementara di dalam kelenteng terdapat hiasan lampion berwarna merah dan Naga yang digunakan untuk pertunjukan juga sudah siap digunakan untuk tarian barongsai.Dupa dan kertas menjadi benda paling penting terdapat didalam Klenteng Purwodadi yang akan digunakan untuk beribadah.
Kali ini perayaan Imlek di Kabupaten Grobogan nampak meriah,bahkan sejumlah masyarakat berbondong bondong melihat tarian barongsai Bila dihitung berdasarkan kalender masehi, tahun baru imlek selalu jatuh di antara bulan Januari dan Februari.Tahun ini perayaan tahun baru Imlek jatuh pada pada hari Sabtu, 28 Januari 2017.
Fina (23) warga Desa Jono Tawangharjo Kabupaten Grobogan mengatakan." Hari libur di tahun baru imlek ini saya gunakan untuk membersihkan rumah dan membersihkan hati supaya kedepan lebih baik selamat hati raya imlek 2017."kata Fina (bagus murgan)
0 Response to "Perayaan Imlek 2568 Tahun 2017 Di Grobogan Meriah"
Post a Comment