Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Pedasnya Harga Cabe di Pasar Youtefa, 120 Ribu Per Kilo, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Pedasnya Harga Cabe di Pasar Youtefa, 120 Ribu Per Kilo kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Pedasnya Harga Cabe di Pasar Youtefa, 120 Ribu Per Kilo mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
HarianPapua.com – Harga komoditas cabe rawit di sejumlah pasar tradisional di Kota Jayapura hingga pagi tadi terpantau masih sangat tinggi. Harga cabe sudah melambung sejak bulan Desember lalu seiring perubahan cuaca yang tak menentu.
Menurut Yusron (34 tahun), pedagang cabe di Pasar Youtefa Distrik Abepura, harga cabe memang masih tinggi saat ini. Beberapa kali ia sempat mendapat keluhan dari pembeli soal tingginya harga namun dirinya tak dapat berbuat banyak.
“Banyak yang mengeluh karena mahal tapi mau gimana lagi kita dapatnya dari suplier juga mahal,” katanya, Jumat (13/01/2017) pagi.
Ia menjelaskan, untuk saat ini harga cabe merah berada di kisaran harga Rp. 110 ribu hingga Rp. 120 ribu. Harga ini diakui sudah berusaha diminimalisir agar masyarakat masih tetap dapat membeli.
Yusron menambahkan, jika cuaca sudah mendukung para petani cabe dalam melakukan panen, harga cabe akan kembali normal ke kisaran 30-35 ribu per kilonya.
Sementara itu, dua hari lalu Menteri Perdagangan RI Enggartiasto Lukita meminta masyarakat untuk bersabar soal harga cabe yang saat ini sedang tinggi. Harga tersebut dinilai hanya berlangsung sesaat dan akan segera kembali ke harga normal.
“Harga ini cuma kan cuma sesaat dan hanya untuk cabe merah. Jadi kalau bisa masyarakat konsumsi dulu cabe hijau, sama-sama pedasnya kok,” saran Mendag.
Pedasnya Harga Cabe di Pasar Youtefa, 120 Ribu Per Kilo
0 Response to "Pedasnya Harga Cabe di Pasar Youtefa, 120 Ribu Per Kilo"
Post a Comment