Pelayanan PDAM Tirta Lihou Simalungun Masih Macet

Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Pelayanan PDAM Tirta Lihou Simalungun Masih Macet, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.

Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Pelayanan PDAM Tirta Lihou Simalungun Masih Macet kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Pelayanan PDAM Tirta Lihou Simalungun Masih Macet mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.

Baca juga:


Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.

Salah Satu Sudut Pandang Dari Atap Kantor Radio Mora Sumut Jalan Sisingamangaraja Pematangsiantar. Foto Asenk Lee Saragih
BeritaSimalungun.com, Dolok Panribuan-Pelayanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Lihou Simalungun, buruk. Masyarakat pelanggan pun kecewa. Pasalnya, sudah 6 hari saluran air minum (air bersih) di sejumlah nagori di  Tiga Dolok, Kecamatan Dolok Panribuan, Kabupaten Simalungun, macet.

Demikian disampaikan salah satu warga Nagori Gunung Mariah, Tiga Dolok, Kecamatan Dolok Panribuan, Jekson Butar-butar, kepada wartawan Kamis (26/1/2017) pagi, saat bertemu di tempatnya bekerja, di Sekretariat DPRD Kota Siantar.

Sehingga, lanjut Jekson, dampak dari macetnya saluran air melalui pipa distribusi PDAM Tirta Lihou, membuat masyarakat di Tiga Dolok menjadi susah dan repot. Sebab, masyarakat kesulitan untuk melakukan aktivitas mandi, mencuci maupun buang air besar (BAB) dan buang air kecil.

Sebagai alternatif, sebutnya, sebagian besar warga mandi, mencuci dan BAB di saluran irigasi pertanian sawah (bondar). Atau sebagian lagi, memaksimalkan air hujan, yang akhir-akhir ini lumayan sering turun diwilayah sana. “Sedikit membantu, air hujanlah,” ucapnya.

Hanya saja, untuk konsumsi air minum, warga terpaksa membeli air mineral dalam kemasan galon. Kondisi seperti itu, manambah anggaran pengeluaran warga Dolok Panribuan.

Terhadap hal itu, Jekson mencontohkan kebutuhan air minum di keluarganya, dalam satu hari, bisa menghabiskan 3 sampai 4 galon air mineral. Sehingga, setiap harinya, Jekson atau keluarganya, harus mengeluarkan biaya untuk kebutuhan air minum sebesar Rp 15 ribu hingga Rp 20 ribu.

Bukan hanya itu dampak dari macetnya saluran distribusi air PDAM Tirta Lihou. Karena, warga juga terancam “diserang” penyakit kulit dan diare. Karena menggunakan air yang tidak bersih (air irigasi)  untuk keperluan mandi, cuci dan kakus (MCK).

Untuk itulah, Jekson berharap, jajaran direksi PDAM Tirta Lihou, agar segera menuntaskan macetnya air di Tiga Dolok, Kecamatan Dolok Panribuan. “Kalau ada kerusakan, kenapa lama kali perbaikannya? Maunya cepatnya mereka bekerja. Jangan sampai warga terserang penyakit kulit dan diare,” ujarnya.(SNC)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Pelayanan PDAM Tirta Lihou Simalungun Masih Macet"

Post a Comment