Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Pendirian Kodam Kasuari di Kabupaten Manokwari Sangat Tidak Masuk Akal, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Pendirian Kodam Kasuari di Kabupaten Manokwari Sangat Tidak Masuk Akal kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Pendirian Kodam Kasuari di Kabupaten Manokwari Sangat Tidak Masuk Akal mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
HarianPapua.com – Berdirinya Komando Daerah militer (Kodam) XVIII/Kasuari di Kabupaten Manokwari, Provinsi Papua Barat dinilai sebagai sesuatu yang tidak berguna karena wilayah tersebut bukanlah sebuah daerah yang rawan konflik bahkan di wilayah perbatasan sekalipun.
Hal ini diungkapkan Natalius Pigay, anggota Komnas HAM yang melihat hal tersebut (pendiriam Kodam Kasuaari) sebagai salah satu pendekatan militeristik pemerintah Indonesia terhadap masyarakat di wilayah tersebut.
“Berdirinya Kodam itu sangat tidak masuk akal. Papua Barat provinsinya kecil, dan tidak terlalu banyak konflik,” ujarnya kepada Republika.co.id, Rabu (18/1).
“Di Papua Barat kan jarang konflik. Kalau Polda kan boleh, agar penegakan hukumnya terkontrol, ada ketertiban warga, itu bisa,” katanya.
Pigay juga menilai bahwa hingga saat ini pemerintah masih menanamkan ataupun menggunakan pemahaman bahwa Papua dan Papua Barat merupakan daerah operasi militer sehingga peralatan senjata yang digunakan pun berada diatas minimum essential force atau peralatan yang diatas rata-rata untuk sebuah daerah seperti Papua dan Papua Barat.
“Juga menurut saya pemerintah bangun Kodam itu karena Papua dan Jakarta (pemerintah pusat) sampai sekarang hubungannya tidak harmonis dan tidak tuntas,” ucapnya.
Pendirian Kodam Kasuari di Kabupaten Manokwari Sangat Tidak Masuk Akal
0 Response to "Pendirian Kodam Kasuari di Kabupaten Manokwari Sangat Tidak Masuk Akal"
Post a Comment