Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Duh.. BTM Ancam Bank Papua Demi Persipura Tetap Eksis, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Duh.. BTM Ancam Bank Papua Demi Persipura Tetap Eksis kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Duh.. BTM Ancam Bank Papua Demi Persipura Tetap Eksis mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
HarianPapua.com – Akibat kepastian dana sponsor dari PT Freeport Indonesia yang mengambang, Ketua Umum Persipura Jayapura, Benhur Tommy Mano (BTM) mengaku saat ini seluruh pemain Persipura tengah diistirahatkan dan tidak berlatih.
Padahal, dalam kurun waktu satu bulan ke depan Persipura akan berlaga di ajang kompetisi resmi nasional Liga 1 yang rencananya akan mulai kick off bulan April. Persipura hingga saat ini tidak memiliki sponsor dan manajemen tim hanya bergantung kepada Freeport yang tengah dirundung masalah.
Di satu sisi, sponsor kedua yakni Bank Papua dipastikan tidak akan memberikan dana besar pada musim ini karena ingin memberi dukungan juga kepada tim Papua lainnya, Perseru Serui.
“Persipura sekarang saya rumahkan mereka, karena gonjang-ganjing dalam hal sponsor, saya sudah bertemu Pimpinan Direksi dan Pimpinan Dewan Komisaris Bank Papua karena mereka memberikan dana sponsor yang terlalu rendah kepada Persipura,” kata BTM dikutip Okezone.com.
Akibat dana yang diberikan Bank Papua dianggap nanti terlalu kecil, BTM kemudian mengancam akan menarik semua saham Pemerintah Kota Jayapura untuk dipindahkan ke Bank lain. Hal ini menurutnya sebagai cara agar Bank Papua tetap memberikan dana besar kepada Persipura yang sama sekali belum memiliki sponsor.
“Dengan komitmen saya yang sangat keras itu, sehingga mereka datang ke rumah saya, dan mereka bilang akan naikkan dana sponsor kepada Persipura Jayapura dan saya sudah ditelefon pihak dewan komisaris, dan mereka katakan akan naikkan sponsor itu,” ujar BTM.
Ia mengatakan apa yang dilakukan demi menyalamatkan nama besar Persipura untuk tetap eksis di kompetisi sepakbola Tanah Air.
Sebelumnya pada akhir 2016, Pelaksana Tugas Direktur Utama Bank Papua, Sharly A Parrangan memberi isyarat Bank Papua tetap mendukung Persipura pada tahun ini. Namun dana yang diberikan tidak sebesar musim lalu senilai 15 miliar, tetapi angkanya di bawah 10 miliar.
Hal ini cukup diterima BTM saat itu karena masih berharap tambahan dana dari Freeport. Namun dengan kondisi Freeport sekarang tidak memberikan kepastian, BTM terpaksa “mengancam” Bank Papua demi Persipura berlaga di kompetisi musim ini.
Duh.. BTM Ancam Bank Papua Demi Persipura Tetap Eksis
0 Response to "Duh.. BTM Ancam Bank Papua Demi Persipura Tetap Eksis"
Post a Comment