Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Kapolda Papua: Pembunuh Dua Tukang Ojek di Puncak Jaya Kelompok Separatis, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Kapolda Papua: Pembunuh Dua Tukang Ojek di Puncak Jaya Kelompok Separatis kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Kapolda Papua: Pembunuh Dua Tukang Ojek di Puncak Jaya Kelompok Separatis mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
HarianPapua.com – Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw mengklaim adanya campur tangan anggota separatis Papua dibelakang pembunuhan dua tukang ojek yang terjadi di Kabupaten Puncak Jaya, Senin (13/2) kemarin.
Dalam penerangan Kapolda kepada wartawan, adalah kelompok Goliat Tabuni yang merupakan aktor dibelakang aksit tersebut.
“Dari laporan yang diterima sudah bisa dipastikan pelaku penembakan merupakan anggota dari kelompok bersenjata yang dipimpin Goliat Tabuni. Polisi masih menyelidiki siapa eksekutor penembakan dan penganiayaan hingga menewaskan dua tukang ojek di kampung Papagaru, Distrik Irimuli itu,” kata Irjen Pol Waterpauw dilansir Antara, Rabu (14/2).
Waterpauw mengatakan dari penyelidikan terungkap motif penembakan itu dilakukan secara acak dan ada kaitannya dengan kecelakaan lalu lintas yang menewaskan tiga warga di Puncak Jaya.
“Salah satu pelaku merupakan orang tua korban kecelakaan lalu lintas yang juga anggota kelompok bersenjata Goliat Tabuni,” ujarnya.
Diberitakan sebelumnya dua tukang ojek atas nama Adi Gading dan Nurhadi tewas mengenaskan setelah tubuh keduanya dihujam bacokan dan peluru di kampung Papagaru, Distrik Irimuli, Kabupaten Puncak Jaya, Senin (13/2).
Kapolda Papua: Pembunuh Dua Tukang Ojek di Puncak Jaya Kelompok Separatis
0 Response to "Kapolda Papua: Pembunuh Dua Tukang Ojek di Puncak Jaya Kelompok Separatis"
Post a Comment