KPK Amankan Sejumlah Dokumen Baru Terkait Korupsi Pembangunan Jalan Sentani-Depapre

Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang KPK Amankan Sejumlah Dokumen Baru Terkait Korupsi Pembangunan Jalan Sentani-Depapre, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.

Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai KPK Amankan Sejumlah Dokumen Baru Terkait Korupsi Pembangunan Jalan Sentani-Depapre kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan KPK Amankan Sejumlah Dokumen Baru Terkait Korupsi Pembangunan Jalan Sentani-Depapre mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.

Baca juga:


Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.



HarianPapua.com – Dokumen pengadaan dan pembayaran proyek Jalan Sentani-Depapre yang membawa nama Kepala Dinas PU Provinsi Papua, Mikael Kambuaya sebagai tersangka korupsi kembali ditemukan oleh tim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dari sejumlah lokasi baru di Kota Surabaya.


Dalam keterangannya yang diterima media ini, juru bicara KPK Febri Diansyah menerangkan bahwa terdapat tiga lokasi dari para saksi yang berhasil diperiksa oleh KPK dengan temuan sejumlah dokumen pengadaan dan pembayaran yang turut menyeret PT Bintuni Energi Persada (BEP) sebagai salah satu pemenang tender pembangunan Jalan Sentani-Depapre tersebut.


Ketiga lokasi itu, yakni sebuah rumah di Jalan Pemuda, Surabaya, sebuah rumah di Perumahan Graha Family, Surabaya dan sebuah kantor di Jalan Tidar, Surabaya.


“Dari ketiga lokasi disita dokumen terkait pengadaan dan dokumen pembayaran,” terang Febri, Selasa (21/2).


“Rabu dan Kamis penyidik periksa pihak supplier dan karyawan kantor BEP. Pemeriksaan di Mapolda Jatim,” kata Febri.


KPK sebelumnya menetapkan Kepala Dinas PU Provinsi Papua, Mikael Kambuaya sebagai tersangka korupsi dana pembangunan Jalan Sentani-Depapre yang ditaksir merugikan negara hingga Rp 40 miliar lebih dari total Rp 89,5 miliar yang berasa dari dana APBD 2015.





KPK Amankan Sejumlah Dokumen Baru Terkait Korupsi Pembangunan Jalan Sentani-Depapre

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "KPK Amankan Sejumlah Dokumen Baru Terkait Korupsi Pembangunan Jalan Sentani-Depapre"

Post a Comment