Natalius Pigai : Lukas Enembe Kalau Tak Tahu Masalah Jangan Asal Ngomong

Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Natalius Pigai : Lukas Enembe Kalau Tak Tahu Masalah Jangan Asal Ngomong, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.

Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Natalius Pigai : Lukas Enembe Kalau Tak Tahu Masalah Jangan Asal Ngomong kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Natalius Pigai : Lukas Enembe Kalau Tak Tahu Masalah Jangan Asal Ngomong mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.

Baca juga:


Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.



HarianPapua.com – Anggota Komisioner Komnas HAM asal Papua, Natalius Pigai menyoroti sikap Gubernur Lukas Enembe terkait kasus PT Freeport Indonesia yang kini menjadi buah bibir di seantero Tanah Air. Pigai menilai Enembe tidak pintar menjaga perasaan masyarakat.


Sebelumnya Gubernur Lukas Enembe mendukung secara tegas Pemerintah Indonesia untuk memaksa Freeport mengubah Kontrak Karya menjadi Ijin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK). Enembe mengatakan sudah saatnya Freeport mengikuti setiap aturan yang dikeluarkan Pemerintah Indonesia setelah sekian lama mengeruk emas di Papua.


Untuk itu, Pigai mengatakan sikap Enembe saat ini tidak arif dan cenderung menyakiti masyarakat yang menjadi karyawan Freeport.


“Jadi kalau (Gubernur) tidak tahu masalah sebaiknya jangan asal ngomong, karena Anda tuan rumah atau seorang gubernur di mana Freeport ada di honai yang Anda pimpin,” ujar Pigai dalam keterangan tertulis.


Ia mengatakan saat ini yang sebaiknya dilakukan Gubernur adalah berhati-hati dalam mengeluarkan pendapat agar tidak menyinggung perasaan karyawan Freeport yang terkena PHK, khususnya Orang Asli Papua (OAP).


Pigai juga menyampaikan, seandainya PT Freeport Indonesia berhasil dikuasai Pemerintah, hal itu tidak berarti masalah di Papua akan selesai. Masalah yang dimaksud yaitu pelanggaran HAM di Papua yang dinilai belum juga diselesaikan Pemerintah Pusat.


Lebih lanjut, Pigai menyebut tidak ada jaminan ketika Freeport dikuasai Pemeritah Indonesia, akan ada banyak putra-putri asli Papua yang dipekerjakan di perusahaan tambang emas terbesar di dunia itu.


“Apakah tidak akan ada lagi pelanggaran HAM di wilayah Freeport, apakah Jakarta akan mempekerjakan putra-putri Papua?”


Bahkan Pigai menduga Enembe memiliki kepentingan kepada para elit tertinggi partai politik di Jakarta demi memuluskan langkah maju kembali sebagai Gubernur Papua 2018-2023.


“Kalau itu sikap Anda, kami hormati, silakan. Kita akan siap lawan,” pungkas Pigai.





Natalius Pigai : Lukas Enembe Kalau Tak Tahu Masalah Jangan Asal Ngomong

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Natalius Pigai : Lukas Enembe Kalau Tak Tahu Masalah Jangan Asal Ngomong"

Post a Comment