Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Puluhan Ribu Karyawan PT Freeport Terancam Dipecat, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Puluhan Ribu Karyawan PT Freeport Terancam Dipecat kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Puluhan Ribu Karyawan PT Freeport Terancam Dipecat mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
HarianPapua.com – Bupati Kabupaten Mimika, Eltinus Omaleng, memberikan pandangannya terkait permasalahan yang dialami oleh PT Freeport Indonesia terkait penghentian aktivitas ekspor konsentrat yang telah berjalan sejak tanggal 12 Januari 2017.
Menurut Omaleng, pemerintah pusat dan pihak PT Freeport harus menyelesaikan persoalan tersebut dengan baik karena jika tidak hal ini tentu berpengaruh terhadap puluhan ribu karyawan yang bekerja di perusahaan asing milik Amerika Serikat yang telah beroperasi selama lebih dari 50 tahun tersebut.
“Jadi sekitar 60 persen itu dari 30 ribu karyawan maka hampir 20 ribuan karyawan yang akan dipecat, dan banyak anak-anak Papua, sudah pasti akan terjadi gejolak,” kata Eltinus dilansir Antara, Selasa (7/2).
Menurut Omaleng jika benar-benar terjadi Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) akibat pemerintah pusat dan PT Freeport yang tidak menemui kata pasti terkait aktivitas ekspor konsentrat maka hal tersebut dapat memberikan masalah besar, salah satunya yaitu gangguan keamanan.
“Ke depannya, untuk penanganan permasalahan ini, kami akan berkoordinasi juga dengan pihak Freeport karena akan banyak anak Papua yang menganggur,” katanya.
Puluhan Ribu Karyawan PT Freeport Terancam Dipecat
0 Response to "Puluhan Ribu Karyawan PT Freeport Terancam Dipecat"
Post a Comment