Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Wah, Perusahaan Ini Tertarik Biayai Tambang Grasberg Jika Freeport Lepas, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Wah, Perusahaan Ini Tertarik Biayai Tambang Grasberg Jika Freeport Lepas kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Wah, Perusahaan Ini Tertarik Biayai Tambang Grasberg Jika Freeport Lepas mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
HarianPapua.com – PT Freeport Indonesia masih terus bernegosiasi dengan Pemerintah Indonesia demi mendapatkan kejelasan status operasional di Papua. Hingga saat ini, Freeport masih dengan sikap tidak mau mengakhiri Kontrak Karya secara sepihak yang dianggap dilakukan Pemerintah.
Desas-desus kasus Freeport ini kemudian mendapat perhatian khusus dari PT Bank Central Asia Tbk (BCA) yang mengaku siap untuk membiayai perusahaan mana saja baik perusahaan pemerintah maupun perusahaan swasta yang ditunjuk Pemerintah dalam mengelolah Tambang Grasberg, jika Freeport hengkang.
“Kalau memang bagus kenapa tidak, kemudian lihat proyeknya. Tapi ya kami tetap harus analisa dulu,” ujar Presiden Direktur BCA Jahja Setiaatmadja kepada Kantor Berita CNN.
Ia mengatakan tidak masalah untuk ikut membiayai pengelolahan Tambang Grasberg asal Perusahaan yang dimaksud memiliki riwayat dan jam terbang yang baik di Indonesia. Meski memang diakui dalam memberikan suntikan modal, pihaknya tetap akan berhati-hati.
“Kami memang selektif, tapi bukan berarti tidak ada (yang tidak bisa dibantu). Yang betul-betul perusahaan besar itu kami kasih pembiayaan, kayak misalnya PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM),” paparnya.
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan sebelumnya menyampaikan jika Freeport tetap menolak menerima Ijin Usaha Pertambangan Khusus (IUPK) yang diberikan, Indonesia siap untuk membawa kasus ini ke pengadilan internasional (arbitrase).
Konsekuensinya, jika arbitrase menganggap Indonesia tidak bersalah dalam kasus ini, Freeport harus siap angkat kaki dari Papua saat Kontrak Karya berakhir tahun 2021. Peluang inilah yang coba dilirik semua perusahaan tak terkecuali yang bergerak di bidang perbankan.
Wah, Perusahaan Ini Tertarik Biayai Tambang Grasberg Jika Freeport Lepas
0 Response to "Wah, Perusahaan Ini Tertarik Biayai Tambang Grasberg Jika Freeport Lepas"
Post a Comment