Anggaran Kemenhub Dipotong 10 Persen Untuk Pembangunan di Papua

Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Anggaran Kemenhub Dipotong 10 Persen Untuk Pembangunan di Papua, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.

Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Anggaran Kemenhub Dipotong 10 Persen Untuk Pembangunan di Papua kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Anggaran Kemenhub Dipotong 10 Persen Untuk Pembangunan di Papua mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.

Baca juga:


Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.



HarianPapua.com – Pemerintahan Joko Widodo terus menggenjot pembangunan di Provinsi Papua demi menciptakan wujud keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia yang tertuang dalam sila ke-5.


“Tahun ini 10 persen anggaran Kemenhub dialokasikan untuk pembangunan infrastruktur di Papua, dan kita mulai dengan tol laut. Oleh karenanya selain memberikan subsidi untuk masyarakat bepergian, kita juga mensubsidi angkutan barang di Papua,” terang Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, Minggu (5/3) kemarin.


Dari total 10 persen dana kementerian perhubungan yang dialokasikan, pemerintah akan terus fokus dalam menggenjot infrastruktur terlebih khusus tol laut, trans Papua dan juga transportasi udara yang akan difokuskan sebagai konektivitas antar pulau agar pengangkutan barang dapat dipermudah.


“Adanya tol laut dapat mengurangi disparitas harga antara Timur dan Barat. Saat ini kita sudah dapat mencapai wilayah di Timika, Merauke, Manokwari dan kita akan tingkatkan untuk dapat mencapai wilayah yang berada di ketinggian (pegunungan),” ujarnya.


Selain tol laut, Menteri Budi juga mengincar penyediaan transportasi sungai untuk lebih mengjangkau daerah-daerah terpencil di pelosok Papua.


“Mulai tahun ini distribusi barang sudah kita lakukan melalui sungai di Merauke, Timika, Asmat ke wilayah Utara sehingga angkutan barang bukan hanya di daerah pantai saja tapi juga di daerah sungai sehingga harga barang akan lebih murah,” terang Budi.


Dan untuk masyarakat yang diberada di wilayah pegunungan, transportasi udara juga akan terus digenjot untuk pelayanan yang lebih baik lagi.


“Harapannya saudara-saudara kita yang tinggal di daerah yang lebih tinggi (pegunungan) dapat dicapai dengan pesawat yang lebih besar,” tutup Budi.





Anggaran Kemenhub Dipotong 10 Persen Untuk Pembangunan di Papua

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Anggaran Kemenhub Dipotong 10 Persen Untuk Pembangunan di Papua"

Post a Comment