Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Polisi Tangkap "Tangan Nakal" yang Suka Pungli di Pelabuhan Jayapura, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Polisi Tangkap "Tangan Nakal" yang Suka Pungli di Pelabuhan Jayapura kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Polisi Tangkap "Tangan Nakal" yang Suka Pungli di Pelabuhan Jayapura mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
HarianPapua.com – Tim Unit Pemberantasan Pungutan Liar (UPPL) Direskrim Umum Polda Papua membekuk satu oknum pegawai Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) yang sering melakukan pungutan liar (pungli) di lokasi bongkar muat kontainer Pelabuhan Jayapura.
Pelaku bernama Patadi (53 tahun) berhasil diamankan dalam operasi tangkap tangan pada Rabu 1 Maret 2017 beserta sejumlah barang bukti mulai dari uang tunai 500 ribu rupiah dan dokumen-dokumen penting lainnya.
Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw mengatakan pelaku dalam menjalankan aksinya melakukan pungli sebesar 20.000 kepada masyarakat yang hendak mengurus ijin bongkar muat barang di Pelabuhan Jayapura. “Dia (pelaku) bilang itu untuk keamanan. Keamanan yang mana? Jangan-jangan nanti nama kepolisian yang dibawa-bawa,” ujar Kapolda.
Tak hanya itu, Waterpauw juga mempertanyakan legalitas pungutan yang dilakukan pelaku terhadap masyarakat. Ia cukup menyayangkan aksi tersebut bukan perintah resmi namun dilakukan secara liar.
Dalam operasi tangkap tangan itu, pihak kepolisian sebelumnya telah menerima laporan masyarakat terkait adanya pungutan liar di kawasan Pelabuhan Jayapura. Pelaku kini sudah dimintai keterangan untuk mengetahui siapa saja yang terlibat dalam aksi pungutan liar selama ini.
Penyidikan juga dilakukan agar kepolisian mengetahui bergerak kemana aliran dana pungli yang dikumpulkan pelaku. Bukan tidak mungkin, pelaku “tangan nakal” lainnya akan diangkut pihak berwajib.
Polisi Tangkap "Tangan Nakal" yang Suka Pungli di Pelabuhan Jayapura
0 Response to "Polisi Tangkap "Tangan Nakal" yang Suka Pungli di Pelabuhan Jayapura"
Post a Comment