Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Penderita HIV/AIDS Bertambah 100 Orang Setiap 6 Bulan, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Penderita HIV/AIDS Bertambah 100 Orang Setiap 6 Bulan kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Penderita HIV/AIDS Bertambah 100 Orang Setiap 6 Bulan mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
Salah satu faktor utama bertambahnya ODHA adalah seks bebas. Ironisnya, pertambahan ODHA di Jambi justru terjadi pada kalangan muda di tingkat sekolah maupun perguruan tinggi. Agen Casino Terbaik
"Dari catatan kami, setiap enam bulan ada 60 sampai 100 ODHA baru di Jambi," ujar Ketua Yayasan Kanti Sehati Sejati, David Chandra saat dihubungi Liputan6.com di Jambi, Kamis, 10 Januari 2017.
Kanti Sehati Sejati adalah salah satu organisasi non pemerintah yang fokus pada HIV/AIDS serta upaya pendampingan terhadap ODHA di Jambi. Agen Poker Indonesia Terbesar
Menurut David, kalangan muda memang sangat rentan akan penularan atau penyebaran virus yang menyerang kekebalan tubuh manusia itu. Salah satu faktornya adalah kehidupan seks bebas beresiko.
Hingga tahun 2017 ini, Kanti Sehati Sejati mencatat ada 1.012 ODHA di Provinsi Jambi. Kota Jambi adalah daerah paling banyak warga dengan status ODHA. Hal ini karena Kota Jambi sebagai ibu kota daerah maupun pusat kehidupan masyarakat.
Dia mengatakan, beberapa program kebijakan pemerintah pusat hingga daerah saat ini cukup membantu warga yang mengidap HIV/AIDS dibanding beberapa tahun sebelumnya. Khususnya adalah dalam upaya layanan kesehatan.
Namun ia berharap, pemerintah daerah tak hanya sebatas pada layanan kesehatan saja. Sebab, upaya menekan HIV/AIDS tak cukup sampai di situ. Butuh sosialisasi berkelanjutan didukung dengan aturan seperti penerbitan peraturan daerah (Perda) khusus HIV/AIDS.
Menurut David, baru Kota Jambi yang sudah menerbitkan perda tentang HIV/AIDS. Daerah lain, bahkan Pemprov Jambi pun belum memiliki perda tersebut.
"Sosialisasi juga penting, khususnya di tingkat sekolah. Karena saat ini di Jambi sudah tidak ada program itu," ujarnya.
Sementara berdasarkan data Laporan HIV/AIDS di Kementrian Kesehatan, hingga 2016, jumlah penderita HIV di Indonesia dilaporkan sebanyak 10.116 orang. Sementara penderita AIDS tercatat sebanyak 412 orang.
#Sumber
0 Response to "Penderita HIV/AIDS Bertambah 100 Orang Setiap 6 Bulan"
Post a Comment