Sebelum Dibakar Hidup-Hidup, Ini yang Diucapkan Pria yang Dituduh Maling di Bekasi

Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Sebelum Dibakar Hidup-Hidup, Ini yang Diucapkan Pria yang Dituduh Maling di Bekasi, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.

Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Sebelum Dibakar Hidup-Hidup, Ini yang Diucapkan Pria yang Dituduh Maling di Bekasi kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Sebelum Dibakar Hidup-Hidup, Ini yang Diucapkan Pria yang Dituduh Maling di Bekasi mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.

Baca juga:


Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.

“Dia (pelaku) bilang kalau nggak maling. ‘Saya nggak maling’ dia seringnya bilang itu,” ujar seorang pemilik toko di Pasar Muara Bakti, Noval, yang menyaksikan kejadian tersebut, kepada Kompas.com, Jumat (4/8/2017).
Dia melanjutkan, massa yang menghakimi tidak percaya meski MA berulang kali mengatakan dirinya bukan maling.
Di tengah massa yang menghakimi MA, kata Noval, terdengar suara orang menimpali “maling mana ada mau ngaku.”
“Banyak juga warga yang teriak ‘bakar aja, bakar aja.’ Sempat ada yang mau amanin tapi kalah jumlah,” kata Noval.
MA awalnya akan dibawa ke balai desa untuk diamankan. Tapi jumlah warga yang ingin mengamankan MA kalah banyak dengan massa yang ingin menghakiminya.
Noval mengaku melihat MA masih hidup saat dipukuli warga. Tubuh MA mulai dibakar massa sekitar pukul 17.00 WIB, dan polisi datang ke lokasi sekitar pukul 18.00 WIB saat MA sudah tewas.
Almarhum MA meninggalkan seorang anak dan istri serta bayi 6 bulan yang masih dikandung istrinya.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Sebelum Dibakar Hidup-Hidup, Ini yang Diucapkan Pria yang Dituduh Maling di Bekasi"

Post a Comment