Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Diduga Simpatisan ISIS, Mahasiswa di Sidoarjo Ini Diperiksa Aparat, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Diduga Simpatisan ISIS, Mahasiswa di Sidoarjo Ini Diperiksa Aparat kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Diduga Simpatisan ISIS, Mahasiswa di Sidoarjo Ini Diperiksa Aparat mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
| ILUSTRASI |
SIDOARJO, LAMPUNGUPDATE.COM – Diduga simpatisan ISIS, aparat dari unsur TNI memeriksa DS, warga Sidoarjo, bersamaan dengan perayaan Hari Santri Nasional (HSN).
Aparat TNI mengamankan DS setelah mendapatkan laporan dari seorang tukang jahit busana yang mendapatkan order menjahit bet logo ISIS. Setelah mendapatkan laporan dari penjahit bernama Tamam, warga Sidoarjo tersebut, beberapa petugas langsung mendatangi lokasi penjahit.
Awalnya petugas kesulitan karena pemesannya tidak memberikan alamat yang lengkap. Setelah pemesan memberikan alamatnya, baru petugas langsung mendatangi rumah DS.
Dalam pemeriksaan, DS juga berdalih dan mempertanyakan, kenapa tidak diperbolehkan. Karena logo yang dipesan tersebut diyakini logo Islam.
Setelah mendapatkan penjelasan dari aparat TNI, akhirnya DS menganggukkan kepala. Setelahnya didekati secara familier, DS kemudian bersedia sedikit terbuka. “DS bercerita banyak kepada pemeriksa,” kata petugas dari lingkungan TNI, Minggu.
DS bercerita, selama ini dia kagum dengan kelompok yang ada dalam logo tersebut. Bahkan dia juga pernah mendatangi tahanan terduga teroris di Ambon Abu Fida dan Asep Jaya di Lapas Kelas l Surabaya di Porong.
“DS juga mengaku mempunyai nomor telpon Abu Fida dan Asep Jaja yang sekarang menjalani hukuman di Lapas Porong,” ungkapnya.
Kapolresta Sidoarjo, Kombes Pol Himawan Bayu Aji, tidak menampik adanya laporan kesatuan lain soal diperiksanya seorang pemuda yang diduga simpatisan ISIS.
Pemuda itu berstatus sebagai mahasiswa di Bangil, Pasuruan, berinisial DS asal Tanggulangin, Sidoarjo. Pemuda itu diduga memesan bet untuk ditempelkan di baju.
“Ya, kami sudah mendengar laporan itu. Saat ini masih kami dalami soal laporan tersebut sejauh mana atau lainnya,” jelasnya, Minggu.
Himawan menambahkan dari pihak kesatuan lain itu, juga belum diserahkan kepada Polresta Sidoarjo atau Polsekta Sidoarjo. “Yang bersangkutan belum diserahkan kepada kami,” katanya. (*)
0 Response to "Diduga Simpatisan ISIS, Mahasiswa di Sidoarjo Ini Diperiksa Aparat"
Post a Comment