IDI Bahas Reformasi Sistem Pelayanan dan Pendidikan Kesehatan

Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang IDI Bahas Reformasi Sistem Pelayanan dan Pendidikan Kesehatan, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.

Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai IDI Bahas Reformasi Sistem Pelayanan dan Pendidikan Kesehatan kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan IDI Bahas Reformasi Sistem Pelayanan dan Pendidikan Kesehatan mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.

Baca juga:


Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.


LAMPUNG, LAMPUNGUPDATE.COM – Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I, dengan mengangkat tema membahas reformasi sistem pelayanan kesehatan dan sistem pendidikan kesehatan yang komprehensif dan multisektor menuju Indonesia sehat, bertempat di Balroom Hotel Novotel Bandarlampung, Lampung, Rabu.

“IDI bukan hanya ingin memperbaiki ADAl/ART-nya saja, dalam rapat ini juga melakukan penyempurnaan, dalam suatu organisasi penyempurnaan itu biasa,” jelas Menteri Kesehatan RI, Nila Djuwita F Moeloek, Sp.M.

Sementara itu, Sekretaris daerah (Sekda) Provinsi Lampung, Ir. Sutono, mewakili Gubernur mengatakan, Rakernas I IDI yang diselenggarakan di Bandarlampung termasuk salah satu kebanggaan masyarakat Lampung karena Lampung mendapat apresiasi di tingkat nasional, dan salah satunya dari kinerja Gubernur dan pemerintah provinsi Lampung untuk masalah kesehatan jadi prioritas di daerah.

“Kita tahu bersama bahwa kesejahteraan masyarakat indikatornya adalah kesehatan, pendidikannya dan perekonomiannya,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, Pemerintah Provinsi Lampung selalu memberikan perhatian besar dibidang kesehatan dengan memberikan budget anggaran melebihi rata-rata nasional.

Disampaikannya, berdasarkan undang-undang kewajiban anggaran kesehatan sebesar 10 % dari APBD. Namun, lanjutnya, Pemerintah Provinsi Lampung menganggarkan mencapai 11,52 %. “Ini menunjukan bahwa kita memberikan perhatian yang serius terhadap kesehatan karena bagian dari undang-undang,” ungkapnya.

Selain jumlah anggaran, suksesi pelayanan kesehatan di Provinsi Lampung adalah sumber daya manusia (SDM) yang profesional. “Kuncinya bahwa sumber daya manusia penting, para dokter itu juga harus memberikan pengabdian,” pungkasnya. (*)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "IDI Bahas Reformasi Sistem Pelayanan dan Pendidikan Kesehatan"

Post a Comment