Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Menkes Nila Djuwita: Masalah Tenaga Medis Masih Kompleks, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Menkes Nila Djuwita: Masalah Tenaga Medis Masih Kompleks kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Menkes Nila Djuwita: Masalah Tenaga Medis Masih Kompleks mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
| Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Nila Djuwita F. Moeloek, Sp.M |
LAMPUNG, LAMPUNGUPDATE.COM – Permasalahan yang dirasakan dalam bidang kesehatan di Indonesia, terutama tenaga medis saat ini dirasakan masih kompleks.
“Masalah-masalah tenaga kesehatan ini sangat pelik, ada beberapa juga yang mengatakan ini permasalahan yang kompleks,” ujar Menteri Kesehatan (Menkes) RI, Nila Djuwita F. Moeloek, Sp.M (K), kepada wartawan usai menghadiri acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I Ikatan Dokter Indonesia (IDI), di Ballroom Hotel Novotel Bandarlampung, Rabu.
Moeloek menjelaskan, masalah-masalah itu, seperti masih adanya ketimpangan di sana-sini dalam pelayanan kesehatan. “Seperti pelayanan kesehatan di desa dan perkotaan yang tampak jelas ketimpangannya,” jelasnya.
Maka dari itu, lebih lanjut ia menyampaikan, program kesehatan cenderung menguatkan puskesmas supaya masyarakat lebih terakses. “Jadi, harapannya proses pelayanan kesehatan bisa terlayani di tingkat perdesaan. Tidak perlu sampai merujuk ke kota,” imbuhnya. (*)
0 Response to "Menkes Nila Djuwita: Masalah Tenaga Medis Masih Kompleks"
Post a Comment