Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Pemrov Bangka Belitung Gandeng Perbankan Menjamin Hasil Panen Lada Petani, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Pemrov Bangka Belitung Gandeng Perbankan Menjamin Hasil Panen Lada Petani kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Pemrov Bangka Belitung Gandeng Perbankan Menjamin Hasil Panen Lada Petani mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
| Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Yuliswan |
BABEL, LAMPUNGUPDATE.COM - Untuk meningkatkan produksi dan kesejahteraan petani komoditas ekspor, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung menggandeng pihak perbankan untuk menjamin lada putih.
"Pihak bank menjamin lada putih petani yang dititip dan disimpan di resi gudang. Jadi, petani tidak lagi menjual hasil panennya di saat harga anjlok," kata Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Kepulauan Babel, Yuliswan, di Pangkalpinang, Kamis.
Guna memberikan jaminan lada putih petani ini, kata dia, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bekerja sama dengan tiga bank, yaitu Bank Sumsel Babel, BNI dan Bank Jabar dengan sistem syariah.
"Jika lada putih yang disimpan di resi gudang tersebut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, misalnya hilang atau terbakar, maka tiga bank ini akan mengganti kerugian petani," ujarnya.
Di samping itu, lada putih yang disimpan resi gudang ini juga dapat dijadikan sebagai agunan atau jaminan petani untuk mendapatkan pinjaman di bank tersebut.
"Di saat harga lada murah, petani dapat meminjam uang modal usaha atau kebutuhan sehari-hari di bank dengan bunga pinjaman sebesar 6 persen yang telah disubsidi pemerintah," katanya.
Yuliswan mengatakan, bunga pinjaman sebesar 6 persen ini akan disubsidi pemerintah daerah selama enam bulan, sehingga petani tidak perlu lagi membayar
pinjaman dalam waktu yang ditetapkan.
"Di saat harga lada naik, petani bisa menjual ladanya untuk mengembangkan usaha perkebunan dan kebutuhan pokok sehari-harinya," pungkasnya. (*)
0 Response to "Pemrov Bangka Belitung Gandeng Perbankan Menjamin Hasil Panen Lada Petani"
Post a Comment