Suku Anak Dalam Dapat Hibah Tanah dari Presiden Jokowi

Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Suku Anak Dalam Dapat Hibah Tanah dari Presiden Jokowi, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.

Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Suku Anak Dalam Dapat Hibah Tanah dari Presiden Jokowi kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Suku Anak Dalam Dapat Hibah Tanah dari Presiden Jokowi mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.

Baca juga:


Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.


JAMBI, LAMPUNGUPDATE.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menghibahkan tanah untuk Suku Anak Dalam (SAD) seluas 5.455 hektare, yang berlokasi di Kawasan Taman Nasional Bukit Duabelas (TNBD), tepatnya di Dusun Terap, Kecamatan Batin XXIV, Kabupaten Batanghari, Provinsi Jambi.

"Kita sudah mendapat restu dari Presiden untuk lahan tersebut. Dua hari yang lalu kita juga sudah mendapat SK dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan yang isi suratnya bahwa tanah tersebut diserahkan bagi SAD," kata Pangdam II/Sriwijaya, Mayor Jendral Am Putranto, di Batanghari, Jambi, Senin.

Lokasi tanah bantuan itu, kata Putranto, masih akan melalui spoting, yang akan dilakukan langsung oleh Danrem 042/Garuda Putih, Kolonel Inf Refrizal. Spoting tersebut dilakukan untuk menetukan titik-titik mana saja yang di serahkan untuk dihuni oleh warga SAD. Lahan tersebut tidak boleh diperjual belikan baik oleh SAD itu sendiri.

“Paling penting tanah tersebut jangan sampai diperjual belikan dan harus memiliki sertifikat dan dipegang oleh pemerintah daerah," ujarnya.

Terkait tanah bantuan itu, salah satu Tumenggung SAD yang berada di Batin XXIV, Enong, menyambut baik program dan bantuan yang diberikan pemerintah tersebut. Apalagi, saat ini mata pencaharian mereka menyadap karet sedang merosot dan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, dirinya bersama warga SAD lainnya hanya mengandalkan perburuan.

"Kita sangat berterima kasih atas bantuannya, kalau untuk tempat tinggal menetap itu masih terbentur dengan aturan adat yang dipercayai dari leluhur," kata Enong.

Dalam kesempatan tersebut, Pangdam dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Batanghari juga memberikan bantuan kepada warga suku anak dalam, berupa sembako dan kebutuhan lainnya. (*)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Suku Anak Dalam Dapat Hibah Tanah dari Presiden Jokowi"

Post a Comment