Aktivitas Gunung Agung Berstatus Awas dan Terus Alami Tremor

Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Aktivitas Gunung Agung Berstatus Awas dan Terus Alami Tremor, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.

Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Aktivitas Gunung Agung Berstatus Awas dan Terus Alami Tremor kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Aktivitas Gunung Agung Berstatus Awas dan Terus Alami Tremor mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.

Baca juga:


Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.


BALI, LAMPUNGUPDATE.COM - Gunung Agung sampai dengan saat ini berstatus awas atau berada di level 4 dan terus mengalami tremor dengan amplitudo 1-10 mm (dominan 1-2 mm). Secara visual, dari segi kegempaan, dari seluruh stasiun PVMBG di sekeliling Gunung Agung merekam tremor non-harmoni cukup besar mulai Minggu malam tadi hingga kini.

"Dari seluruh stasiun PVMBG di sekeliling Gunung Agung merekam tremor non-harmoni cukup besar mulai Minggu malam hingga saat ini," kata Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), I Gede Suantika, di Pos Pemantauan Gunung Agungm, Desa Rendang, Karangasem, Bali, Senin pagi.

Menurut I Gede Suantika, volume lava yang melalui pipa magma jauh lebih besar dari sebelumnya, membuat gunung setinggi 3.142 mdpl ini mengalami tremor. Hal ini menerangkan aliran lava dari dasar kawah gunung menuju ke atas kadang-kadang kecepatannya tidak sama.

Ia mengatakan, jumlah amplitudo yang terekam pada Minggu malam sudah besar untuk di Stadiun Dukuh, Stasiun Pasar Agung, Stasiun Cegi dan Stasiun Yeh Kori. "Kelima stasiun ini membaca semua aktivitas sekeliling Gunung Agung yang mewakili releng Selatan dan Utara," katanya.

Dengan status itu, area radius zona bahaya yang sebelumnya enam kilometer dinaikkan menjadi delapan kilometer dari puncak gunung ditambah perluasan sektoral yang sebelumnya radius 7,5 kilometer menjadi sepuluh kilometer ke arah utara, timur laut, tenggara, selatan dan barat daya.

Untuk itu, PVMBG mengimbau warga di sekitar Gunung Agung, pendaki, pengunjung dan wisatawan agar tidak berada di zona bahaya selama gunung api masih berstatus awas tersebut. (*)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Aktivitas Gunung Agung Berstatus Awas dan Terus Alami Tremor"

Post a Comment