Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Kawasan Udara Ditutup Debu Vulkanik, Bandara Ngurah Rai Bali Tutup 24 Jam, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Kawasan Udara Ditutup Debu Vulkanik, Bandara Ngurah Rai Bali Tutup 24 Jam kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Kawasan Udara Ditutup Debu Vulkanik, Bandara Ngurah Rai Bali Tutup 24 Jam mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
BALI, LAMPUNGUPDATE.COM - Debu vulkanik dari Gunung Agung menutup kawasan udara sekitar Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai. Pihak pengelola pada Senin sementara menutup bandara untuk operasional penerbangan selama 24 jam ke depan.
"Penutupan sementara bandara dilakukan mulai Senin pukul 07.15 WITA hingga pukul 07.00 WITA pada Selasa (28/11) karena debu vulkanik telah menutup kawasan udara di bandara," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat PT Angkasa Pura I Bandara Internasional, I Gusti Ngurah Rai, Arie Ahsanurrohim.
Data Angkasa Pura I Bandara Ngurah Rai menunjukkan bahwa akibat aktivitas vulkanik Gunung Agung, sejak Sabtu (25/11) hingga pukul 23.59 WITA pada Minggu (26/11) di bandara itu total ada 39 jadwal penerbangan domestik yang batal tiba dan berangkat serta 57 jadwal penerbangan internasional yang tidak jadi tiba dan berangkat.
Arie Ahsanurrohim menyebutkan, adanya aktivitas Gunung Agung yang debu vulkanik telah menutup kawasan udara di bandara, Kementerian Perhubungan telah mengeluarkan pemberitahuan kepada pelaku penerbangan di dunia mengenai penutupan sementara Bandara Internasional, I Gusti Ngurah Rai. (*)
0 Response to "Kawasan Udara Ditutup Debu Vulkanik, Bandara Ngurah Rai Bali Tutup 24 Jam"
Post a Comment