BNN Sumsel: Korban Penyalahgunaan Narkotika Capai 90 Ribu Orang

Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang BNN Sumsel: Korban Penyalahgunaan Narkotika Capai 90 Ribu Orang, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.

Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai BNN Sumsel: Korban Penyalahgunaan Narkotika Capai 90 Ribu Orang kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan BNN Sumsel: Korban Penyalahgunaan Narkotika Capai 90 Ribu Orang mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.

Baca juga:


Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.


SUMSEL, LAMPUNGUPDATE.COM - Hingga November 2017, BNN Sumatera Selatan (Sumsel) mencatat ada sebanyak 90.000 orang korban penyalahgunaan narkotika, psikotropika, zat adiktif, dan obat-obatan berbahaya, dan 20.000 orang diantaranya pemuda, pelajar dan mahasiswa di provinsi tersebut.

"Dari jumlah 90.000 pengguna narkoba itu, sekitar 20.000 orang merupakan pemuda, pelajar dan mahasiswa," kata Kepala BNN Provinsi Sumsel, Brigjen Pol Anthoni Hutabarat, di Palembang, Jumat.

Anthoni Hutabarat menjelaskan, melihat jumlah pengguna narkoba di provinsi yang memliki 17 kabupaten dan kota itu tergolong cukup tinggi, diharapkan partisipasi semua pihak dan lapisan masyarakat untuk menekan jumlahnya agar tidak semakin banyak, katanya.

Untuk menekan jumlah pengguna narkoba di provinsi berpenduduk sekitar 8,6 juta jiwa itu, pihaknya gencar melakukan operasi penertiban peredaran narkoba. Pihaknya juga berupaya melakukan sosialisasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba kepada masyarakat umum serta ke sekolah-sekolah dan kampus perguruan tinggi negeri dan swasta, ujarnya

Ia menyatakan, untuk menekan jumlah pengguna narkoba, diperlukan penegakan hukum secara maksimal dan tindakan Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan Peredaran Gelap Narkoba atau (P4GN).

Dalam penegakan hukum, pengguna narkoba yang tergolong sebagai pengedar yang dapat meningkatkan jumlah pengguna barang haram itu akan diberikan hukuman maksimal, sedangkan yang tergolong korban akan diberikan pembinaan dan direhabilitasi.

"Penegakan hukum dan tindakan pencegahan akan diupayakan seimbang, sehingga diharapkan ke depan jumlah pengguna narkoba di Sumsel bisa diminimalkan," jelas dia. (*)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "BNN Sumsel: Korban Penyalahgunaan Narkotika Capai 90 Ribu Orang"

Post a Comment