Identitas Penyerang Novel Baswedan Diharapkan KPK Segera Terungkap

Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Identitas Penyerang Novel Baswedan Diharapkan KPK Segera Terungkap, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.

Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Identitas Penyerang Novel Baswedan Diharapkan KPK Segera Terungkap kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Identitas Penyerang Novel Baswedan Diharapkan KPK Segera Terungkap mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.

Baca juga:


Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.


JAKARTA, LAMPUNGUPDATE.COM - Identitas dua sketsa wajah yang baru diungkap Polda Metro Jaya diharapkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera diketahui. Sketsa juga telah disebar di beberapa lokasi dan proses pencarian juga sedang berjalan.

"Kami berharap segera diketahui siapa dua orang dalam sketsa yang disampaikan tadi karena dari tulisan itu namanya masih ditulus Mr X. Jadi, belum diketahui identitasnya, maka perlu dilakukan pencarian," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, di Gedung KPK, Jakarta, Jumat.

Febri menyebut, lembaganya belum menginformasikan lebih lanjut soal perkembangan kasus itu kepada Baswedan, yang saat ini masih dirawat di Singapura. Kapolda dan tim baru datang Jumat pagi dan Novel juga sekarang sedang fokus pada proses perawatan untuk persiapan operasi tahap dua mata sebelah kiri.

Untuk itu, KPK mengharapkan ada perkembangan yang lebih signifikan ke depannya agar pelaku penyerang Baswedan benar-benar ditemukan. "Setelah ditemukan bisa didalami motifnya apa sampai dengan tentunya bukan hanya pelaku lapangan tetapi juga aktor intelektualnya," ujar Diansyah.

Sebelumnya, sekitar pukul 10.00 WIB Jumat, empat pimpinan KPK menerima kedatangan Kepala Polda Metro Jaya, Inspektur Jenderal Polisi Idham Aziz, bersama jajarannya di Gedung KPK, Jakarta.

Polda Metro Jaya telah mengungkapkan dua sketsa wajah orang yang diduga terlibat dalam penyerangan Novel Baswedan dengan menggunakan air keras pada 11 April 2017 lalu.

"Dari hasil keterangan saksi sudah mengarah 90 persen. Bahwa dua gambar itu diduga terlibat penyiraman saudara Novel," kata Azis, saat konferensi pers, di Gedung KPK, Jakarta, Jumat.

Polda Metro Jaya pun sudah membentuk tim penyelidikan dan penyidikan sejumlah 167 orang lintas polres, polda, dan penyidik di Kepolisian Indonesia. "Kami juga dibantu Polisi Federal Australia. Kemudian kami juga dibantu Pusnafis Mabes Polri karena beberapa CCTV yang ada di TKP yang kami kumpulkan membutuhkan kerja sama dengan pihak luar negeri," kata Aziz.

Adapun pada skesta pertama yang ditampilkan kepada awak media pada saat konferensi pers itu, orang yang diduga terlibat penyerangan Novel itu merupakan pria dengan kulit gelap dan rambut pendek.

Kemudian pada sketsa kedua terlihat seorang pria dengan kulit putih dan rambut panjang. Aziz pun menyatakan dua sketsa wajah yang diduga terlibat penyerangan Baswedan itu itu didapat dari informasi dua saksi. "Yang pertama, ini informasi yang kita dapat dari saksi S. Yang kedua, ini dapat dari saksi SN," ungkap Aziz.

Baswedan disiram air keras oleh dua orang pengendara motor pada 11 April 2017 seusai sholat subuh di Masjid Al-Ihsan dekat rumahnya. Mata kiri Baswedan rusak sehingga ia harus menjalani perawatan di Singapura sejak 12 April 2017. Baswedan adalah salah satu penyidik senior KPK, yang antara lain menangani kasus korupsi dalam pengadaan KTP elektronik atau e-KTP. (*)

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Identitas Penyerang Novel Baswedan Diharapkan KPK Segera Terungkap"

Post a Comment