Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Kabid Propam: Memanusiakan Seseorang dengan Bicara dari Hati ke Hati, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Kabid Propam: Memanusiakan Seseorang dengan Bicara dari Hati ke Hati kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Kabid Propam: Memanusiakan Seseorang dengan Bicara dari Hati ke Hati mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
LAMPUNG, LAMPUNGUPDATE.COM - Kepala Bidang Profesi dan Pengamanan (Kabidpropam) Polda Lampung, Kombes Pol Hendra Supriatna, SH., MH., melakukan terobosan baru dalam melakukan pembinaan terhadap para anggota Polda Lampung yang melakukan pelanggaran Disiplin maupun KEPP.
Dengan cara memanusiakan seorang anggota yang melakukan pelanggaran, Kabidpropam Polda Lampung ini mengajak bicara anggotanya dari hati ke hati sambil makan bersama.
"Polisi yang melakukan pelanggaran, kita ajak bicara dari hati ke hati sambil makan bersama," ujar Kombes Hendra Supriatna, di Bandarlampung, Jumat.
Hal tersebut dilakukan Kabidpropam, agar terhadap anggota yang melakukan pelanggaran segera insyaf dan kembali ke jalan yang benar serta tidak akan mengulangi pelanggaran lagi.
Jika pembinaan dengan cara memanusiakan seseorang tersebut tidak sesuai harapan, maka terhadap para pelanggar akan diambil tindakan disiplin yang lebih keras dan terukur sebelum pelaksanaan proses hukum.
"Tapi, apabila pembinaan ini tidak sesuai harapan, pelanggar akan ditindak disiplin lebih keras dan terukur," ujar Hendra. (*)
0 Response to "Kabid Propam: Memanusiakan Seseorang dengan Bicara dari Hati ke Hati"
Post a Comment