Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Kesepakatan Menteri Sosial dan Gubernur Lampung dalam Bulan Ini BNPT Tuntas, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Kesepakatan Menteri Sosial dan Gubernur Lampung dalam Bulan Ini BNPT Tuntas kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Kesepakatan Menteri Sosial dan Gubernur Lampung dalam Bulan Ini BNPT Tuntas mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
LAMPUNG, LAMPUNGUPDATE.COM - Penyaluran bantuan sosial nontunai Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Nontunai (BPNT) disepakati Menteri Sosial (Mensos), Khofifah Indar Parawansa, bersama Gubernur Lampung, Muhammad Ridho Ficardo, rampung November 2017 di seluruh Lampung. Jika tuntas, Desember program tutup data sehingga pencairan PKH dan BPNT tahap pertama berlangsung Februari 2018.
"Saya titipkan kepada Gubernur Ridho, agar bantuan sosial mampu berjalan baik untuk mengikuti, memonitor, dan mengawal agar maksimal. Targetnya, November 2017 dapat tuntas," kata Menteri Khofifah pada acara pemberian bantuan sosial nontunai Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Nontunai (BPNT) kepada 500 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kecamatan Enggal dan Tanjungkarang Pusat, Bandarlampung, di Gedung Wanita, Selasa.
Mensos Khofifah menjelaskan, penyerahan BPNT PKH merupakan tahap IV senilai Rp390 ribu dan BPNT tahap VI seharga Rp110 ribu. "Kami terus memonitor BPNT untuk memastikan agar berjalan sesuai harapan dan mampu tuntas di November 2017," kata Khofifah.
Menurut Mensos, Presiden Joko Widodo berpesan agar bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan baik untuk keluarga, seperti menyekolahkan anak. Bukan untuk membeli yang kurang bermanfaat seperti rokok.
Mulai 2018, kata Menteri Khofifah, ada penambahan BPNT yang semula Rp1,28 juta menjadi Rp10 juta dan PKH dari Rp6 juta menjadi Rp10 juta. "Penambahan ini termasuk penambahan PKH yang ada di Provinsi Lampung," kata Mensos Khofifah.
Pada kesempatan itu, Gubernur Ridho Ficardo menjelaskan masyarakat Lampung bersyukur karena memperoleh dukungan pemerintah pusat. Salah satunya melalui pemberian bantuan sosial non unai dengan memanfaatkan perkembangan teknologi. "Semoga bantuan yang diberikan dapat dimanfaatkan dengan sebaiknya untuk keluarga," jelas Ridho.
Dia berharap bantuan ini membawa berkah bagi masyarakat Lampung dan membantu masa depan generasi muda Lampung. "Semoga bantuan ini dapat berlanjut, sehingga kedepannya mampu membawa dapat positif dalam meningkatkan perekonomian Indonesia, khususnya Provinsi Lampung," harap Ridho.
Acara juga diisi penyerahan simbolis paket siswa berprestasi Rp250 ribu dari BRI dan bantuan perlengkapan sekolah dari Mensoskepada Fabilia Cintia Putri (SMAN 5 Bandarlampung), Herwandi Astuti (SMAN 8 Bandarlampung), Rizki Sahra Ramadanti (SMKN 1 Bandarlampung), dan Nanang Puji Permana (SMKN 6 Bandarlampung).
Kemudian, Varanda Salsabila Rinaldy (SMAN 1 Bandarlampung), Siti Fatonah (SMP Rawa Laut), Elza Agustina (SMPN 11 Bandarlampung), Erwin Afriadi (MI Masyariqul Anwar), Desta Paradila Putri (SMPN 11 Bandarlampung) dan Permata Jingga (MIS Kota Jawa). (*)
0 Response to "Kesepakatan Menteri Sosial dan Gubernur Lampung dalam Bulan Ini BNPT Tuntas"
Post a Comment