Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Lahan Terbakar di Jambi Sepanjang Tahun Ini Capai 572,5 Hektare, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Lahan Terbakar di Jambi Sepanjang Tahun Ini Capai 572,5 Hektare kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Lahan Terbakar di Jambi Sepanjang Tahun Ini Capai 572,5 Hektare mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
JAMBI, LAMPUNGUPDATE.COM - Sepanjang tahun 2017, total luas lahan yang terbakar seluas 572,5 hektare, dengan jumlah lahan gambut yang terbakar sebanyak 68,1 hektare dan lahan mineral 507,4 hektare.
Sementara, akibat dari perbuatan pembakaran lahan di Provinsi Jambi, jumlah tersangka dari Januari-Agustus 2017 sebanyak delapan orang dan proses hukumnya sedang berlanjut.
"Sebanyak tiga tersangka berasal dari Kabupaten Tebo, satu orang berasal dari Kabupaten Tanjungjabung Timur, satu dari Kabupaten Muarojambi dan tiga orang dari Kabupaten Bungo," kata Wakil Komandan Satgas Karhutla yang juga Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jambi, Bachyuni Desliansyah, di Jambi, Jumat.
Bachyuni menjelaskan, selama Jambi berstatus siaga daurat karhutla, titik panas (hot spot) terdeteksi di 10 kabupaten/kota kecuali Kota Jambi. Dari sepuluh kabupaten itu, lima kabupaten terbanyak titik panas adalah Kabupaten Tebo sebanyak 35 titik, disusul Kabupaten Tanjungjabung Barat 26 titik dan Tanjungjabung Timur 11 titik. Kemudian Kabupaten Bungo dan Sarolangun masing-masing10 titik.
Dikatakannya, saat ini status siaga darurat Kebakaran Hutan dan Lahan (karhutla) Provinsi Jambi resmi berakhir setelah tidak diperpanjangnya SK penetapan status oleh gubernur Jambi. Status siaga darurat karhutla sempat diperpanjang satu kali karena potensi karhutla masih terjadi.
"Saat ini kondisi cuaca menurut Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) stasiun Jambi, bulan November ini sudah memasuki curah hujan sedang. Jadi status tidak perpanjang," ungkapnya. (*)
0 Response to "Lahan Terbakar di Jambi Sepanjang Tahun Ini Capai 572,5 Hektare"
Post a Comment