Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Kapolda Papua Kesal Lapas Abepura Tidak Becus Jaga Tahanan, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.
Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Kapolda Papua Kesal Lapas Abepura Tidak Becus Jaga Tahanan kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Kapolda Papua Kesal Lapas Abepura Tidak Becus Jaga Tahanan mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.
Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.
HarianPapua.com – Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw mengaku kecewa dengan kinerja petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Abepura yang tidak bekerja maksimal sehingga kerap kali sejumlah tahanan bisa kabur.
Menurutnya, petugas yang kedapatan lalai bahkan sengaja bermain di balik kaburnya tahanan harus mendapat proses hukum yang setimpal karena tidak bertanggungjawab dengan tugas yang diberikan.
Waterpauw menyampaikan telah meminta jajarannya di Polresta Jayapura agar segera mendalami insiden tahanan yang kabur beberapa hari lalu. Jika hasil investigasi menunjukan kelalaian petugas lapas, maka proses hukum harus dilakukan.
“Kita ini sudah susah payah di lapangan menangkap pelaku kejahatan, tapi di lapas malah mudah sekali kabur. Kesan buruk di masyarakat pasti kami (kepolisian) juga yang kena,” ujar Kapolda, Selasa (21/02/2017) kemarin.
Ia menambahkan dalam waktu dekat pihaknya segera berkoordinasi dengan Kanwil Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemenkumham) Papua guna membahas kendala dan kelemahan yang selama ini menyebabkan banyak tahanan kabur.
Selain itu, Kapolda juga menyarankan agar ke depan pihak Lapas merekrut anggota kepolisian atau pun TNI untuk dapat bekerja sama menjaga keamanan Lapas Abepura. Hal ini dimaksudkan demi meminimalisir kasus serupa yang berpotensi terjadi di kemudian hari.
“Anggota kami siap jika diperlukan. Saya rasa teman-teman TNI juga pasti siap asal pihak Lapas mau melakukan koordinasi,” sambung Waterpauw.
Sebelumnya pada hari Minggu 19 Februari lalu sebanyak enam tahanan Lapas Abepura berhasil melarikan diri dengan memanjat tembok dapur menggunakan bantuan tali yang sudah dipersiapkan. Para tahanan ini kabur di pagi hari memanfaatkan situasi Lapas yang tengah menggelar ibadah Minggu.
Kapolda Papua Kesal Lapas Abepura Tidak Becus Jaga Tahanan
0 Response to "Kapolda Papua Kesal Lapas Abepura Tidak Becus Jaga Tahanan"
Post a Comment