Klaim Cabub Jayapura Ini Soal Elektabilitas 53 Persen Tak Terbukti

Sobat Kabar timika Papua , yang semoga dalam lindungan Tuhan yang maha Esa. Kabar timika hadir untuk memberikan seputar topik dan informasi terhangat yang ada di Nusantara umumnya dan khususnya buat warga Papua dan sekitarnya. Berbagai topik dan isi kami sajikan yang mana semoga dapat memberikan pencerahan bagi semuanya. Dan jika kita lihat persoalan tantang Klaim Cabub Jayapura Ini Soal Elektabilitas 53 Persen Tak Terbukti, yang baru-baru ini ramai dibicarakan oleh media sosial dan media masa.Kami mencoba untuk mengulasnya disini.

Yang kami harap berdasarkan fakta dan data mengenai Klaim Cabub Jayapura Ini Soal Elektabilitas 53 Persen Tak Terbukti kita bisa mengambil poko inti persoalan yang terjadi tanpa mengedepankan emosi semata.mari kita lihat dari dua sisi yang berbeda baik itu baik dan buruknya. Dan mari kita ambil dan selesaikan dengan jalan yang bisa diterima masyarakat. Akhir-akhir ini pokok perbincangan Klaim Cabub Jayapura Ini Soal Elektabilitas 53 Persen Tak Terbukti mulai memanas disemua kalangan. Dan kadang malah melupakan poko persoalan yang masih menjadi PR kita semua yaitu kesejahteraan masyarakat banyak.

Baca juga:


Bumi papua tidak seperti wilaayah Jakarta yang begitu pongah dan mewah, Di bumi papua kami hidup dengan dami dan penuh dengan keharmonisan. Namun terkdang kami iri dengan kota Jakarta yang serba mewah dan mudah,kami warga papua untuk menjangkau wilayah satu dengan wilayah lain saja masih sedikit sulit belum lagi persoalan ksehatan,pendidikanya. Dan semoga dengan adanya pembangunan infrastruktur baru semuanya bisa mudah seperti Jakarta.



HarianPapua.com – Klaim kandidat Bupati Jayapura nomor urut satu Yanni soal angka elektabilitas miliknya yang cukup tinggi di survei beberapa hari sebelum pilkada nampaknya tak berbanding lurus dengan hasil di lapangan.


Sebelum Pilkada berlangsung, Yanni mengklaim elektabilitasnya berada di angka 53 persen dan siap memenangkan pilkada Jayapura satu putaran.


“Ada hasil survei yang saya tidak bisa sebutkan sumbernya, tapi dari hasil survei tersebut saya unggul dengan raihan 53,83 persen,” ujar Yanni tiga hari sebelum pilkada serentak.


Saat itu Yanni cukup pede elektabilitasnya tinggi karena dukungan dari masyarakat Kabupaten Jayapura sangat besar untuk dia dan wakilnya Zadrak Afasedanya.


Namun dalam hasil hitung sementara KPU, suara Yanni tidak bahkan tidak mencapai angka 20 persen karena berada di kisaran 18,7 persen.


Justru, calon Pertahana Mathius Awoitauw yang mendapatkan suara di atas 50 persen dengan perolehan 55 persen suara.


Kemenangan Mathius ini lantas digugat Yanni dan dua calon lainnya karena menganggap ada permainan uang dalam mengumpulkan suara oleh pihak Pertahana.


Beberapa TPS yang dianggap ada kecurangan pun telah dilakukan pemungutan suara ulang (PSU) untuk memenuhi permintaan paslon yang merasa dirugikan. Salah satunya PSU di TPS 01 Kampung Simporo, Distrik Ebungfau pada hari Senin (20/02/2017) kemarin.


Namun hasil PSU di TPS ini tetap menunjukan kemenangan telak menjadi milik calon Pertahana Mathius Awoitauw, sama seperti Pilkada 15 Februari lalu.





Klaim Cabub Jayapura Ini Soal Elektabilitas 53 Persen Tak Terbukti

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Klaim Cabub Jayapura Ini Soal Elektabilitas 53 Persen Tak Terbukti"

Post a Comment